TEMUKATA.COM, MAROS – Kebakaran lahan terjadi di kawasan Gunung Bulu Saukang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Sebanyak 68 pendaki sempat terjebak di atas gunung saat api membesar, namun seluruhnya berhasil dievakuasi tim gabungan.
Kasi Sarpras dan Informasi Damkarmat Maros M Ilham Halim Syah mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 20.12 WITA. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi sekitar pukul 01.00 WITA dengan mengerahkan 21 personel dan dua unit armada.
“Ada 21 orang personel pemadam kebakaran dan dua unit armada yang kami turunkan ke lokasi,” kata Ilham saat dikonfirmasi awak media, Senin (7/9/2026).
Proses pemadaman tidak mudah karena kondisi medan yang terjal. Armada damkar hanya dapat mencapai kaki bukit, sementara petugas harus berjalan menuju titik api untuk melakukan pemadaman menggunakan jet shooter atau pompa punggung.
“Armada hanya bisa sampai di kaki bukit, untuk luas areal yang terbakar masih sementara pendataan,” ujarnya.
337 Pendaki Berada di Gunung
Kebakaran terjadi ketika aktivitas pendakian di Gunung Bulu Saukang tengah ramai. Berdasarkan data Posko Pantau Bulu Saukang, terdapat 337 pendaki yang berada di kawasan gunung saat kejadian.
Api yang membesar membuat 68 pendaki sempat terjebak di area puncak. Tim gabungan kemudian melakukan evakuasi dan memastikan seluruh pendaki berhasil turun ke posko.
“Semua pendaki berhasil dievakuasi saat kebakaran terjadi, termasuk 68 orang yang sempat terjebak di atas gunung. Petugas mengevakuasi mereka turun ke posko,” jelas Ilham.
Mayoritas pendaki telah kembali ke rumah masing-masing. Sementara tiga pendaki perempuan mendapat penanganan medis akibat terdampak kondisi di lokasi.
“Ada tiga pendaki perempuan yang mendapat penanganan. Dua orang mengalami sesak napas dan satu orang mengalami keseleo,” ungkapnya.
Penanganan kebakaran dan evakuasi melibatkan Damkarmat Maros, Basarnas, Koramil Tompobulu, Polsek Tompobulu, Puskesmas Tompobulu, Mapala UMI, Saukang Explorer, dan masyarakat sekitar.








