Wali Kota Makassar-Dubes Singapura Bahas Progran Penguatan Kapasitas ASN hingga Masyarakat

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,TEMUKATA.COM–Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima audiensi Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (5/8/2026).

Dalam audiensi tersebut, Munafri dan Kwok Fook Seng membahas sejumlah isu terkait pengembangan kota, pemanfaatan teknologi, hingga pengelolaan lingkungan. Keduanya juga membahas peluang kerja sama penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui program pelatihan Pemerintah Singapura.

Kwok Fook Seng menawarkan peluang kerja sama melalui Singapore Cooperation Programme (SCP), sebuah program kerja sama teknis Pemerintah Singapura yang menyediakan berbagai pelatihan bagi aparatur pemerintahan dari negara-negara mitra.

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut dapat mencakup berbagai bidang dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah dalam menjawab tantangan sosial di Kota Makassar. Program tersebut juga tidak membebankan biaya pelatihan kepada peserta selama berada di Singapura.

Baca Juga :  Tepis Klaim Sepihak, Pelantikan 500 Pengurus Jadi Bukti Sah Kekuatan KNPI Sulsel

“Jadi, ini adalah bagian dari kerja sama teknis kami untuk teman-teman kami di kawasan ini. Secara nasional, setiap tahun dari Indonesia, saya rasa kami menerima sekitar 900 peserta pelatihan,” jelasnya.

 

Munafri menyambut baik peluang tersebut. Ia menilai peningkatan kapasitas ASN merupakan bagian penting untuk memperkuat kapabilitas aparatur dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Namun, Munafri menekankan agar pengembangan kapasitas tidak hanya menyasar pejabat struktural atau aparatur pada bidang tertentu. Ia juga mempertanyakan kemungkinan program pelatihan tersebut dapat diperluas kepada masyarakat non-ASN, seperti nelayan dan petani.

 

Pertanyaan tersebut mendapat respons positif dari Kwok Fook Seng. Munafri melanjutkan, penguatan kapasitas masyarakat diperlukan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Makassar, termasuk dalam pemanfaatan teknologi.

 

“Kami ingin menyelesaikan masalah sosial di Makassar. Seperti para nelayan, para petani, mereka tidak memiliki cukup pengetahuan tentang masalah mereka, termasuk memanfaatkan teknologi,” jelasnya.

Baca Juga :  Tuai Pro Kontra, Film Dokumenter ‘Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita’ Soroti Konflik Agraria Papua

 

Usai pertemuan, Munafri meminta jajaran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar memaksimalkan peluang kolaborasi tersebut.

 

Ia juga meminta agar informasi mengenai kesempatan pelatihan tidak hanya berputar di lingkungan pemerintahan, tetapi dapat diketahui masyarakat yang memiliki kebutuhan dan potensi untuk mengikuti program pengembangan kapasitas.

 

Termasuk bagi guru, Munafri menilai kesempatan mengikuti pelatihan di luar negeri dapat memberikan perspektif baru dalam menjalankan tugas sekaligus menghadapi perkembangan zaman.

 

“Program training ini, terutama bagi guru, camat, lurah. BKPSDM tolong dibuat agar penyampaian informasi mengenai program-program pelatihan seperti ini bergulir hingga ke masyarakat,” pungkasnya.(*)

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imbauan Ketua KNPI Makassar di Tengah Kabut Asap: Kesehatan Harus Jadi Utama
Mantan Sekretaris PSI Makassar Ikuti Langkah APPI ke Demokrat
Matador kecam narasi tawuran kapolrestabes makassar: jangan kaburkan kematian akmal, kadispora juga harus dievaluasi!
Hanura Makassar Bidik satu kursi Fraksi, Irmawati Sila Optimis Raih 5 Kursi
HUT TNI ke-81, Yonif 725/Woroagi Makan Bersama Warga Papua
Usai Putusan MK Soal Syarat Pendidikan, Aktivis Pemuda Serukan semua Sekolah Turunkan Foto Gibran 
Munafri Arifuddin Mundur, Suara Muda Golkar Makassar Menggema: Andi Nurhaldin NH Didorong Pimpin Partai Golkar Makassar*   
Polemik THM MYE Makassar, Ketum Matador : Jangankan Penjara, Nyawapun ku pertaruhkan untuk Agamaku ! LGBT Haram di tanah Daeng 

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Imbauan Ketua KNPI Makassar di Tengah Kabut Asap: Kesehatan Harus Jadi Utama

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:03 WITA

Mantan Sekretaris PSI Makassar Ikuti Langkah APPI ke Demokrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:42 WITA

Matador kecam narasi tawuran kapolrestabes makassar: jangan kaburkan kematian akmal, kadispora juga harus dievaluasi!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:49 WITA

Hanura Makassar Bidik satu kursi Fraksi, Irmawati Sila Optimis Raih 5 Kursi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:12 WITA

HUT TNI ke-81, Yonif 725/Woroagi Makan Bersama Warga Papua

Berita Terbaru