Polda Sulsel Gandeng UMI-Unhas Bentuk Pusat Studi Kepolisian

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 16:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro dan Wakil Rektor II UMI Makassar Prof Zakir Sabara berfoto berama setelah persmian Pusat Studi Kepolisian di UMI Makasasar. Foto : Mawan

Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro dan Wakil Rektor II UMI Makassar Prof Zakir Sabara berfoto berama setelah persmian Pusat Studi Kepolisian di UMI Makasasar. Foto : Mawan

TEMUKATA.COM, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menggandeng Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam pengembangan Pusat Studi Kepolisian.

Peresmian dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Polda Sulsel dengan UMI dan Unhas. Pusat studi ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi kepolisian dan akademisi dalam mengkaji berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana mengatakan pusat studi tersebut menjadi ruang bagi kepolisian untuk terus belajar dan mengembangkan pemolisian dengan dukungan kalangan akademisi.

“Pusat Studi Kepolisian merupakan suatu bagian untuk kita selalu belajar. Karena mengembangkan polisi dan pemolisiannya perlu dukungan, kajian, pembelajaran dari kalangan civitas akademika,” kata Chryshnanda setelah meresmikan pusat studi tersebut digelar di Menara UMI Makassar, Rabu (9/9/2026).

Menurut Chryshnanda, keberadaan pusat studi juga dapat memperkuat dialog antara kepolisian dan perguruan tinggi. Kajian yang dilakukan diharapkan melibatkan berbagai disiplin ilmu serta mengacu pada tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga :  Matadoor Desak Polrestabes Makassar Bertindak Tegas Atasi Teror Geng Motor dan Tawuran

Dia menyebut Pusat Studi Kepolisian kini telah dikembangkan di 74 perguruan tinggi di Indonesia. Khusus di Makassar, pusat studi tersebut berada di UMI dan Unhas.

“Di seluruh Indonesia 74. Kalau di Makassar ini ada dua. Ini gagasan justru dari Makassar sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan pihaknya akan segera berkolaborasi dengan Pusat Studi Kepolisian UMI untuk membahas berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.

Menurut Djuhandhani, persoalan sosial perlu dikaji bersama akademisi agar kepolisian mendapatkan masukan dalam menentukan langkah penyelesaian.

“Permasalahan-permasalahan di masyarakat yang tadi disampaikan oleh Bapak Rektor, bahwa dampaknya terakhir adalah kampus,” kata Djuhandhani.

Dia berharap kolaborasi tersebut dapat menghasilkan rekomendasi yang membantu kepolisian menangani berbagai persoalan sosial dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat.

Djuhandhani juga mengungkapkan gagasan awal pembentukan Pusat Studi Kepolisian dicetuskan di Polda Sulsel oleh Komjen Pol Chryshnanda.

Baca Juga :  DPO Narkoba Meninggal Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Copot Kapolda Sulsel

“Jadi walaupun Polda-Polda lain juga melaksanakan peresmian, tapi ide pertama adalah di Polda Sulsel dan ini buah pikiran dari Bapak Komjen Chryshnanda waktu itu,” jelasnya.

Wakil Rektor II UMI Makassar Prof Zakir Sabara menyambut baik kepercayaan kepada UMI untuk membuka Pusat Studi Kepolisian. Menurutnya, pusat studi tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa dan civitas akademika untuk menyampaikan gagasan sekaligus memberikan solusi terhadap persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ini momentum terbaik setelah reformasi 1998. Di mana mahasiswa dan seluruh civitas akademika punya ruang dan tempat untuk beradu gagasan, memberikan solusi, bahkan memberikan early warning bagi kepolisian,” ujar Zakir.

UMI, kata Zakir, berkomitmen menjadikan pusat studi tersebut sebagai wadah yang produktif untuk menghasilkan kajian dan rekomendasi bagi kepolisian.

“Yang paling penting memberi solusi, memberi masukan-masukan yang tangguh agar polisi bisa mengantisipasi berbagai hal, situasi, dan kondisi yang terjadi pada saat ini,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik THM MYE Makassar, Ketum Matador : Jangankan Penjara, Nyawapun ku pertaruhkan untuk Agamaku ! LGBT Haram di tanah Daeng 
Hadiri Final Street Football Mariso, Ketua DPC APPI Makassar Sulyadi Abbas Apresiasi Sinergi Pemuda Lintas Kecamatan
Dugaan Ada Penggelapan Pajak PT Catur, Praktisi Hukum Desak Kejati Sulsel Turun Tangan
IKA ISMEI Sulselbartra Tantang Kapolda Sulsel Baru, Penanganan Konkrit Perang Kelompok di Makassar
Diduga Belum Terverifikasi di SPIONAM, Aktivitas Angkut Ore Nikel di Jetty PT AMI Disorot HMI Kolaka
Gebrakan Launching PME: Hadirkan Konsep Pemakaman Muslim Premium Pertama di Kawasan Mamminasata
UMKM Jangan Hanya Go Digital, tetapi Harus Go Business
DPO Narkoba Meninggal Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Copot Kapolda Sulsel

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:18 WITA

Polemik THM MYE Makassar, Ketum Matador : Jangankan Penjara, Nyawapun ku pertaruhkan untuk Agamaku ! LGBT Haram di tanah Daeng 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Dugaan Ada Penggelapan Pajak PT Catur, Praktisi Hukum Desak Kejati Sulsel Turun Tangan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:02 WITA

IKA ISMEI Sulselbartra Tantang Kapolda Sulsel Baru, Penanganan Konkrit Perang Kelompok di Makassar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:46 WITA

Diduga Belum Terverifikasi di SPIONAM, Aktivitas Angkut Ore Nikel di Jetty PT AMI Disorot HMI Kolaka

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:28 WITA

Gebrakan Launching PME: Hadirkan Konsep Pemakaman Muslim Premium Pertama di Kawasan Mamminasata

Berita Terbaru

Pemerintahan

KKG PJOK KOTA MAKASSAR SUKSES GELAR FOURFEO PICKLEBALL TAHUN 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 09:33 WITA