Ada Festival Pasar Rakyat di Pabaeng Baeng, Pedagang Dapat Pelatihan hingga Sertifikasi Halal

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 15 September 2026 - 09:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMUKATA.COM,Makassar – Pasar Pabaeng Baeng, Makassar, bakal tampil berbeda pada November mendatang. Adira Finance bersama Sokoguru Media UMKM Indonesia akan menggelar Festival Pasar Rakyat selama dua hari dengan menghadirkan berbagai kegiatan untuk pedagang dan masyarakat.

 

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali geliat pasar rakyat sekaligus memberikan manfaat bagi para pedagang.

“Kami sangat mengapresiasi rencana kerja sama ini. Insyaallah Pasar Pabaeng Baeng nantinya akan disulap menjadi tempat Festival Pasar Rakyat yang megah dan tentunya memberikan dampak positif bagi pedagang dan masyarakat,” kata Ali saat menerima kunjungan CEO Sokoguru Media UMKM Indonesia, Nuari Hadian, bersama timnya.

 

Ali menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Adira Finance dan Sokoguru yang telah memilih Pasar Pabaeng Baeng sebagai lokasi kegiatan.

“Terima kasih yang tak terhingga. Semoga ini berjalan dengan baik dan lancar di bulan November nanti,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Ali didampingi Kabag Umum, Kabag Kerja Sama, dan Kabag Perencanaan Perumda Pasar Makassar. Rombongan kemudian meninjau langsung lokasi yang akan digunakan untuk Festival Pasar Rakyat di kawasan Pasar Pabaeng Baeng Timur.

 

Sementara itu, CEO Sokoguru Media UMKM Indonesia Nuari Hadian mengatakan Festival Pasar Rakyat merupakan program CSR yang digagas bersama Adira Finance. Program tersebut bertujuan membangun kembali semangat masyarakat untuk beraktivitas dan berbelanja di pasar rakyat.

“Ini sebenarnya kampanye CSR kami dengan Adira untuk membangun kembali semangat pasar rakyat menjadi ramai kembali,” kata Nuari.

 

Festival Pasar Rakyat tersebut merupakan tahun ketiga pelaksanaan program. Sebelumnya kegiatan serupa digelar di sejumlah kota di Pulau Jawa dan Sumatera.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Kaji Pembangunan Kantong Parkir, di Area Balai Kota Jadi Prioritas

Pada tahun ketiga, Sokoguru bersama Adira memilih tiga kota di Sulawesi, yakni Gorontalo, Makassar, dan Palu.

Untuk Makassar, kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 7-8 November di Pasar Pabaeng Baeng.

 

*36 Pedagang Dibina* Selama 3 Bulan

Nuari mengatakan program Festival Pasar Rakyat tidak hanya berorientasi pada acara hiburan. Ada program pendampingan bagi pedagang yang menjadi bagian utama dari kegiatan tersebut.

 

Sebanyak 36 pedagang akan dipilih untuk mendapatkan pelatihan dan pendampingan selama tiga bulan agar usaha mereka dapat naik kelas.

Pelatihan diberikan secara gratis. Para pedagang juga akan mendapatkan fasilitas sertifikasi halal gratis, literasi keuangan, hingga pelatihan digitalisasi usaha.

 

Salah satu materi yang diberikan adalah pemanfaatan WhatsApp Business untuk membantu pedagang memperluas pemasaran.

“Walaupun mereka punya lapak di pasar, ketika siang hari mereka bisa berjualan secara online. Itu yang kita harapkan,” ujarnya.

 

Program tersebut juga menyasar persoalan pengelolaan keuangan pedagang. Nuari menyebut masih banyak pedagang yang mencampur uang modal usaha dengan uang pribadi.

Karena itu, program Sahabat Pasar Adira akan memberikan pendampingan terkait literasi keuangan, mindset usaha, digitalisasi, hingga cara berdagang yang lebih sehat.

 

*Toilet dan Musala Pasar Akan Direvitalisasi*

Tak hanya pedagang, kenyamanan pengunjung juga menjadi perhatian. Adira dan Sokoguru akan memberikan bantuan revitalisasi sejumlah fasilitas umum di Pasar Pabaeng Baeng.

Di antaranya perbaikan toilet dan musala, pengecatan tembok dan mural, serta penyediaan tempat sampah terpilah.

“Kita ingin bagaimana pengunjung juga datang ke pasar itu nyaman. Dua fasilitas itu yang akan kita berikan bantuan, yaitu toilet dan musala,” jelas Nuari.

Baca Juga :  Antisipasi Krisis Lahan Pemakaman, Pemkot Makassar Siapkan TPU Baru di Maros

Selain itu, akan dilakukan pemasangan zonasi pedagang agar area pasar lebih tertata.

 

*Festival Diisi Hiburan hingga Cek Kesehatan Gratis*

Setelah menjalani rangkaian pelatihan dan pendampingan, program tersebut akan mencapai puncaknya melalui Festival Pasar Rakyat selama dua hari.

Berbagai kegiatan akan digelar, mulai dari panggung hiburan, games, lomba, pameran, olahraga, kerja bakti membersihkan pasar, hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi pedagang.

 

Ada pula edukasi safety riding, kesehatan, kampanye lingkungan “Sayangi Bumiku”, serta pameran inklusi keuangan.

 

*Ajak Anak Sekolah Kembali Kenal Pasar*

Program Generasi Anak Sayang Pasar juga menjadi salah satu agenda Festival Pasar Rakyat.

Anak-anak sekolah di sekitar pasar akan diajak berkunjung dan mengenal aktivitas pasar rakyat. Mereka akan mendapatkan edukasi melalui storytelling, diajak berbelanja di pasar, serta mengikuti lomba mewarnai.

“Kita melihat anak-anak sekarang sudah tidak sama sekali menyentuh pasar. Kita bikin kampanye kecil supaya generasi sekarang juga tetap mengenal pasar,” ungkapnya.

 

Nuari menambahkan, festival juga akan menghadirkan penampil dengan kostum berbahan daur ulang sebagai bagian dari kampanye keberlanjutan.

“Jadi kegiatan ini benar-benar kita rancang secara bersinergi semuanya,” katanya.

 

Melalui program tersebut, Adira Finance dan Sokoguru berharap Pasar Pabaeng Baeng tidak hanya ramai selama festival berlangsung, tetapi juga memiliki ekosistem yang lebih baik dan pedagang yang semakin siap menghadapi perubahan perilaku konsumen.

 

“Kami mengusung tagline *Sahabat Pasar Adira*. Jadi nantikan kami dan jangan lewati keseruan ini,” pungkas Nuari.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sulawesi Barat Dampingi UMKM Desa Laliko Melek Pajak dan Pemasaran Digital Berbasis Kearifan Lokal
Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance
Dari Timbunan Sampah Jadi Hutan Kota, Munafri Siapkan Konservasi RTH di TPA Tamangapa 
KKG PJOK KOTA MAKASSAR SUKSES GELAR FOURFEO PICKLEBALL TAHUN 2026
Makassar Jadi Pilot Project Nasional Perlinsos, Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga
Tak Lagi Lewat Jalur Kecamatan, Pemkot Makassar Hadirkan Konsep Baru pada MTQ 2026
PBB Kota Makassar Tak Naik, Diskon hingga 75 Persen, Realisasi Capai 86 Persen
Menjangkau Pulau Terluar, Appi Siapkan Pembangunan Dermaga, Air Bersih & Lampu Jalan di Pulau Lumu-lumu

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:06 WITA

Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sulawesi Barat Dampingi UMKM Desa Laliko Melek Pajak dan Pemasaran Digital Berbasis Kearifan Lokal

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:29 WITA

Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:41 WITA

Dari Timbunan Sampah Jadi Hutan Kota, Munafri Siapkan Konservasi RTH di TPA Tamangapa 

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:33 WITA

KKG PJOK KOTA MAKASSAR SUKSES GELAR FOURFEO PICKLEBALL TAHUN 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:27 WITA

Makassar Jadi Pilot Project Nasional Perlinsos, Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga

Berita Terbaru

Pemerintahan

KKG PJOK KOTA MAKASSAR SUKSES GELAR FOURFEO PICKLEBALL TAHUN 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 09:33 WITA