Aktivitas Ekonomi di Pelabuhan Timur Menguat, Arus Penumpang Tembus 6 Juta

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 21:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas penumpang di Pelabuhan Makassar. Foto : Doc. Pelindo Regional 4

Aktivitas penumpang di Pelabuhan Makassar. Foto : Doc. Pelindo Regional 4

TEMUKATA.COM, MAKASSAR – Aktivitas transportasi laut di kawasan timur Indonesia menunjukkan peningkatan sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Arus penumpang yang melalui pelabuhan di wilayah kerja Pelindo Regional 4 mencapai 6,02 juta orang, naik 12,9% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan aktivitas juga terlihat dari pergerakan kapal dan barang. Jumlah kunjungan kapal mencapai 80.023 unit atau naik 2,4%, sementara arus peti kemas mencapai 1,70 juta TEUs atau tumbuh 3,9%.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis mengatakan peningkatan tersebut menggambarkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus aktivitas distribusi barang melalui jalur laut.

“Pergerakan penumpang dan barang sampai Agustus masih meningkat. Ini menunjukkan aktivitas transportasi dan distribusi melalui pelabuhan tetap berjalan di tengah dinamika ekonomi,” kata Abdul Azis dalam siaran persnya, Kamis (17/9/2026).

Dari sisi kapasitas kapal, trafik berdasarkan gross tonnage (GT) naik 5,3% dari 279,99 juta GT menjadi 294,82 juta GT. Sementara jumlah peti kemas berdasarkan satuan boks meningkat 3,7%, dari 1,38 juta menjadi 1,43 juta boks.

Peningkatan arus barang paling terlihat di Makassar New Port (MNP). Terminal peti kemas tersebut mencatat 317.219 TEUs hingga Agustus 2026, naik 24,2% dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 255.378 TEUs.

Baca Juga :  Dalton Makassar Tawarkan Paket Nikah Mulai Rp95 Ribu

Kenaikan trafik MNP dipengaruhi meningkatnya muatan hasil pertanian dan komoditas nikel. Pertumbuhan tersebut membuat MNP menjadi salah satu pelabuhan dengan kenaikan arus peti kemas tertinggi di wilayah kerja Pelindo Regional 4.

Selain MNP, arus peti kemas di Pelabuhan Parepare meningkat 16,3% menjadi 8.190 TEUs. Kenaikan tersebut antara lain didorong tambahan layanan peti kemas untuk kegiatan muat beras dan bongkar barang kebutuhan masyarakat.

Pelabuhan Kendari juga mencatat pertumbuhan 15,7% menjadi 109.504 TEUs. Aktivitas tersebut ditopang meningkatnya trafik dari pelayaran Tanto.

Di sektor barang nonpeti kemas, sejumlah pelabuhan juga mengalami lonjakan aktivitas. Pelabuhan Manado mencatat kenaikan 171,2% menjadi 145.532 ton, terutama karena meningkatnya pengiriman barang menuju Halmahera.

Pelabuhan Jayapura tumbuh 101,3% menjadi 132.618 ton, sedangkan Pelabuhan Samarinda naik 93,4% menjadi 258.755 ton. Aktivitas di Samarinda berasal dari bongkar muat general cargo dan curah kering batu bara.

Sementara di Makassar, arus barang nonpeti kemas naik 4,6% menjadi 2,77 juta ton. Kenaikan tersebut ditopang aktivitas curah kering dan pengiriman bag cargo semen.

Pergerakan penumpang juga meningkat di sejumlah pelabuhan. Pelabuhan Kendari mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 34,5%, dari 367.326 menjadi 494.119 penumpang.

Baca Juga :  Pelindo-Pelni Gerak Cepat Kirim Bantuan Gempa NTT dari Makassar

Pertumbuhan tersebut dipengaruhi tambahan kunjungan kapal yang melayani rute baru, termasuk rute menuju Konawe Kepulauan.

Pelabuhan Makassar sendiri melayani 739.788 penumpang hingga Agustus 2026. Jumlah tersebut naik 9,8% dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 673.512 penumpang.

Kenaikan di Pelabuhan Makassar seiring meningkatnya jumlah penumpang kapal Pelni dan Dharma Lautan Utama. Sementara Pelabuhan Parepare tumbuh 17,8% menjadi 674.060 penumpang, terutama dipengaruhi mobilitas masyarakat pada masa angkutan Lebaran.

Division Head Operasi Pelindo Regional 4 Yusida M. Palesang mengatakan pertumbuhan aktivitas pelabuhan dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari perubahan rute pelayaran hingga meningkatnya kebutuhan distribusi komoditas.

“Kalau dilihat per cabang, pemicunya memang berbeda. Ada yang bertambah karena rute pelayaran baru, ada tambahan layanan peti kemas, dan ada juga yang dipengaruhi meningkatnya aktivitas komoditas,” ujar Yusida.

Menurut dia, pergerakan trafik hingga akhir tahun masih akan dipengaruhi perkembangan aktivitas perdagangan, distribusi barang, serta mobilitas masyarakat.

“Kami tetap berkoordinasi dengan pengguna jasa dan perusahaan pelayaran untuk melihat potensi muatan yang bisa dikembangkan. Yang kami jaga adalah bagaimana pelayanan kapal dan barang tetap lancar,” katanya.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ada Penggelapan Pajak PT Catur, Praktisi Hukum Desak Kejati Sulsel Turun Tangan
IKA ISMEI Sulselbartra Tantang Kapolda Sulsel Baru, Penanganan Konkrit Perang Kelompok di Makassar
Diduga Belum Terverifikasi di SPIONAM, Aktivitas Angkut Ore Nikel di Jetty PT AMI Disorot HMI Kolaka
DPO Narkoba Meninggal Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Copot Kapolda Sulsel
Kumpulkan Alumni Tiga Provinsi, IKA ISMEI Sulselbartra Fokus Perkuat Ekonomi Daerah
SPMP LAPORKAN KERUGIAN ANGGARAN BOP TAHUN 2025 KE KEJAKSAAN NEGERI GOWA
Petani Sulsel Bentuk Simpul Agroekologi, Inisiatif Lokal Konsolidasi Gerakan Kedaulatan Pangan
KKN Tematik Angkatan 60 Universitas Bosowa Kembangkan Budidaya Ikan Bioflok melalui Program “Paccerakkang Berdaya”

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Dugaan Ada Penggelapan Pajak PT Catur, Praktisi Hukum Desak Kejati Sulsel Turun Tangan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:02 WITA

IKA ISMEI Sulselbartra Tantang Kapolda Sulsel Baru, Penanganan Konkrit Perang Kelompok di Makassar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:46 WITA

Diduga Belum Terverifikasi di SPIONAM, Aktivitas Angkut Ore Nikel di Jetty PT AMI Disorot HMI Kolaka

Rabu, 30 September 2026 - 17:41 WITA

DPO Narkoba Meninggal Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Copot Kapolda Sulsel

Rabu, 30 September 2026 - 11:32 WITA

Kumpulkan Alumni Tiga Provinsi, IKA ISMEI Sulselbartra Fokus Perkuat Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Pemerintahan

KKG PJOK KOTA MAKASSAR SUKSES GELAR FOURFEO PICKLEBALL TAHUN 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 09:33 WITA