Aliyah Mustika Ilham Dorong Barongko Go International Lewat Kolaborasi Gastronomi Makassar–Prancis

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 25 September 2026 - 06:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMUKATA.COM,MAKASSAR,- Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mendorong pengembangan kuliner khas Makassar agar semakin inovatif dan mampu menembus pasar nasional hingga internasional. Hal tersebut disampaikan Aliyah Mustika Ilham saat menghadiri Rendez-Vous Rasa 2026 – France Indonesia Gastronomy Week di Anjungan Pantai Losari, Jalan Penghibur, Makassar, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Alliance Française Makassar bersama mitra Prancis dan Indonesia ini menjadi ruang kolaborasi budaya melalui gastronomi, dengan mengangkat kekayaan kuliner Makassar.

Salah satu kuliner yang menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah barongko, kudapan tradisional Bugis-Makassar berbahan dasar pisang.

 

Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rendez-Vous Rasa 2026. Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu melahirkan gagasan, inovasi, dan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kuliner lokal.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya. Harapan saya, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi ada kesinambungan dan keberlanjutan,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

 

Menurut Aliyah Mustika Ilham, pertemuan antara tradisi gastronomi Makassar dan Prancis merupakan momentum untuk menciptakan inovasi baru tanpa menghilangkan identitas kuliner lokal.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Paparkan Strategi Makassar Keluar dari Krisis Sampah di Forum UCLG ASPA  

Ia secara khusus menyoroti potensi barongko untuk dikembangkan dari sisi rasa, bentuk, kemasan maupun metode penyajiannya agar lebih praktis dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang lebih luas, termasuk wisatawan.

 

“Barongko ini merupakan makanan tradisional kami. Mudah-mudahan dari sini muncul ide dan gagasan baru, apakah dari rasanya, kemasannya atau cara penyajiannya, sehingga bisa menjadi makanan yang lebih praktis dan bisa dinikmati oleh semua kalangan,” tambahnya.

 

Aliyah Mustika Ilham juga mendorong keterlibatan para chef serta alumni sekolah kuliner internasional yang berada di Makassar untuk membangun jejaring dan menghasilkan kreasi kuliner baru.

 

Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan kuliner khas Makassar dalam perspektif gastronomi global.

 

“Kita punya banyak alumni sekolah kuliner internasional di Makassar. Mereka bisa dikumpulkan dan diajak berdiskusi untuk melahirkan ide dan kreativitas baru, sehingga tercipta kuliner hasil kolaborasi Makassar dan Prancis,” katanya.

 

Dalam kegiatan tersebut, kolaborasi gastronomi menghadirkan Chef Stéphane Carrade, chef peraih dua bintang Michelin, Chef Eko Hadiwijaya, alumnus Le Cordon Bleu Paris, serta Chef Natalia Tanyadji, pemilik Mama Toko Kue.

Baca Juga :  Ketua Relawan Andalan 08 Bantah Tudingan Dije Soal Dasco: Jangan Adu Domba Relawan Prabowo-Gibran dan Jokowi

 

Aliyah Mustika Ilham berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan dampak lebih luas bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta pelaku usaha kuliner di Kota Makassar.

 

“Jangan sampai setelah kegiatan ini selesai, semuanya berhenti sebagai seremoni. Kita berharap ada hasil yang melekat, ada inovasi baru yang bisa kita persembahkan untuk Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, bahkan diperkenalkan ke dunia internasional,” tutupnya.

 

Bagi Pemerintah Kota Makassar, pengembangan gastronomi tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, dan peluang promosi daerah.

 

Melalui momentum Rendez-Vous Rasa 2026, Aliyah Mustika Ilham berharap kuliner khas Makassar seperti barongko dapat terus dikembangkan dengan tetap mempertahankan karakter tradisionalnya, sekaligus memiliki daya tarik dan nilai ekonomi yang semakin luas.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin, sejumlah perwakilan dan undangan dari unsur Prancis dan Indonesia, serta perwakilan dari Jajaran DPD ASITA Sulsel.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Ajak Kepala Daerah Jelajahi Kekayaan Wisata dan Kuliner Makassar
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Welcome Dinner dan Rembuk Kebudayaan APEKSI 2026
Cegah Perang Kelompok, Appi: FORKOT Jadi Wadah Positif bagi Pemuda Makassar  
Kolaborasi RSUD Daya–RSGM Unhas, Warga Bisa Akses Operasi Celah Bibir Gratis
Wali Kota Makassar Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Bergerak Siapkan Solusi Konkret
Imbauan Ketua KNPI Makassar di Tengah Kabut Asap: Kesehatan Harus Jadi Utama
Pemkot Makassar Perkuat Akurasi DTSEN, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran
Di Forum PBB, Munafri Tekankan Pentingnya Pendidikan Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:24 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Ajak Kepala Daerah Jelajahi Kekayaan Wisata dan Kuliner Makassar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:19 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Welcome Dinner dan Rembuk Kebudayaan APEKSI 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:14 WITA

Cegah Perang Kelompok, Appi: FORKOT Jadi Wadah Positif bagi Pemuda Makassar  

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:34 WITA

Wali Kota Makassar Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Bergerak Siapkan Solusi Konkret

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Imbauan Ketua KNPI Makassar di Tengah Kabut Asap: Kesehatan Harus Jadi Utama

Berita Terbaru