Bupati Selayar dan Dirjen KSDAE Teken Kerja Sama Kelola Taka Bonerate

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temukata.com, Jakarta – Sebuah langkah strategis untuk pengelolaan kawasan konservasi resmi terjalin, Rabu 17 Juni 2026

Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menandatangani Kesepakatan Bersama. Acara berlangsung di ruang rapat kantor Ditjen KSDAE, Rabu sore.

Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, mengawali sambutan dengan penuh optimisme. Menurutnya, daerahnya dianugerahi kekayaan laut dan perikanan yang luar biasa.

Baca Juga :  Dewan Pengawas Apresiasi Perumda Parkir Makassar : Sukses Wujudkan Parkir Tertib dan Tarif Resmi di MHM 2026

Taman Nasional Taka Bonerate menjadi inti dari anugerah itu. “Kawasan ini bukan hanya aset ekologis, tapi juga motor ekonomi,” tegas Bupati.

Ia menyebut sektor perikanan dan ekowisata punya potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah menyambut hangat sinergi yang terjalin.

Sesi dilanjutkan dengan arahan dari Dirjen KSDAE, Prof. Satyawan Pudyatmoko. Ia menegaskan bahwa pengelolaan konservasi tak bisa berjalan sendiri.

“Sinergitas dengan pemerintah daerah adalah kunci,” ujarnya. Kesepakatan ini diharapkan mampu mendongkrak fungsi pengelolaan Taka Bonerate.

Dirjen memberi target ambisius. Kawasan ini harus unggul, baik dalam pengelolaan wisata maupun sumber daya perikanan di zona tradisional.

Baca Juga :  DPD KNPI Kota Makassar Gelar Rapat Pleno

Untuk urusan promosi, ia meminta jangkauan lebih luas hingga mancanegara. Caranya, dengan memperbarui website dan media sosial dalam versi bahasa Inggris.

Langkah ini juga untuk memecah konsentrasi pengunjung yang selama ini terpusat di taman nasional lain. Taka Bonerate disiapkan sebagai destinasi alternatif kelas dunia.

Di sisi lain, Prof. Satyawan mengingatkan soal ancaman kawasan. Gangguan di TN Taka Bonerate harus terus ditekan.

Tujuannya jelas, menjaga ekosistem terumbu karang tetap lestari. Dengan begitu, sumber daya perikanan di dalamnya pun berkelanjutan untuk masa depan.

 

 

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imbauan Ketua KNPI Makassar di Tengah Kabut Asap: Kesehatan Harus Jadi Utama
Mantan Sekretaris PSI Makassar Ikuti Langkah APPI ke Demokrat
Matador kecam narasi tawuran kapolrestabes makassar: jangan kaburkan kematian akmal, kadispora juga harus dievaluasi!
Hanura Makassar Bidik satu kursi Fraksi, Irmawati Sila Optimis Raih 5 Kursi
HUT TNI ke-81, Yonif 725/Woroagi Makan Bersama Warga Papua
Usai Putusan MK Soal Syarat Pendidikan, Aktivis Pemuda Serukan semua Sekolah Turunkan Foto Gibran 
Munafri Arifuddin Mundur, Suara Muda Golkar Makassar Menggema: Andi Nurhaldin NH Didorong Pimpin Partai Golkar Makassar*   
Polemik THM MYE Makassar, Ketum Matador : Jangankan Penjara, Nyawapun ku pertaruhkan untuk Agamaku ! LGBT Haram di tanah Daeng 

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Imbauan Ketua KNPI Makassar di Tengah Kabut Asap: Kesehatan Harus Jadi Utama

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:03 WITA

Mantan Sekretaris PSI Makassar Ikuti Langkah APPI ke Demokrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:42 WITA

Matador kecam narasi tawuran kapolrestabes makassar: jangan kaburkan kematian akmal, kadispora juga harus dievaluasi!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:49 WITA

Hanura Makassar Bidik satu kursi Fraksi, Irmawati Sila Optimis Raih 5 Kursi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:12 WITA

HUT TNI ke-81, Yonif 725/Woroagi Makan Bersama Warga Papua

Berita Terbaru