Tak Lagi Lewat Jalur Kecamatan, Pemkot Makassar Hadirkan Konsep Baru pada MTQ 2026

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMUKATA.COM,MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) resmi membuka pendaftaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar Tahun 2026.

 

Berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, MTQ kali ini dikemas dalam bentuk audisi terbuka yang memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat, Kabupaten/Kota di 24 Daerah untuk berpartisipasi.

 

“Pendaftaran dibuka mulai 3 hingga 31 Oktober 2026 secara daring dan gratis,” kata Kepala Bagian Kesra Kota Makassar, Mohammad Syarief, Sabtu (3/10/2026).

 

“Ajang MTQ ini, semacam audisi, tidak hanya diperuntukkan bagi warga Kota Makassar, tetapi juga terbuka bagi seluruh masyarakat se-Sulawesi Selatan,” sambung Syarief

 

Lebih lanjut, ia mengatakan perubahan mekanisme tersebut merupakan hasil evaluasi bersama Kementerian Agama dan Dewan Hakim yang selama ini terlibat dalam penyelenggaraan MTQ.

 

Melalui sistem audisi, Pemkot Makassar ingin memperluas partisipasi sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dan potensi mereka dalam bidang tilawah dan cabang lomba Al-Qur’an lainnya.

 

“Kalau sebelumnya peserta harus mewakili kecamatan, sekarang tidak ada lagi pembatasan seperti itu. Seluruh sekolah, pondok pesantren, organisasi masyarakat, masjid, hingga perwakilan RT dan RW bisa mengirimkan pesertanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Distribusi Air Bersih di Makassar tembus 3.802 KK, Respons Cepat Pemkot Kian Diperluas  

 

Dia menjelaskan, sebanyak 28 cabang lomba akan dipertandingkan dalam MTQ tahun ini, dengan kategori putra dan putri.

 

Melalui mekanisme audisi, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi berdasarkan kemampuan masing-masing.

 

Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong keterlibatan lebih luas dari berbagai kalangan, sekaligus memperkuat syiar Islam dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

 

Syarief memperkirakan jumlah peserta tahun ini berpotensi meningkat signifikan.

 

Jika pada penyelenggaraan sebelumnya jumlah peserta berkisar 600 orang, melalui audisi terbuka jumlah tersebut diproyeksikan dapat meningkat hingga ribuan peserta.

 

“Harapan besar kita, syiar Islam dan syiar Al-Qur’an semakin memasyarakat,” harpanya.

 

“Tidak ada lagi sekat yang membatasi kemampuan anak-anak kita. Justru melalui audisi ini, potensi dan kreativitas mereka bisa semakin tergali,” lanjutnya.

 

Untuk memudahkan masyarakat, pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan atau kode QR yang tersedia pada flyer resmi kegiatan.

 

Baca Juga :  DPRD Makassar Soroti Tantangan Implementasi Pilah Sampah di Tingkat Akar Rumput

Panitia juga menyiapkan admin yang dapat dihubungi apabila calon peserta mengalami kendala selama proses pendaftaran.

 

Selain membuka kesempatan berkompetisi secara luas, panitia juga menyiapkan hadiah menarik bagi para peserta yang berhasil meraih prestasi.

 

Sementara itu, pelaksanaan MTQ Tingkat Kota Makassar 2026 dijadwalkan berlangsung pada November mendatang dalam rangkaian HUT Kota Makassar tahu. 2026.

 

“Sejumlah lokasi tengah dipertimbangkan sebagai tempat penyelenggaraan, di antaranya Masjid Raya Makassar, Masjid Al-Markaz Al-Islami, Masjid Muawanah RRI, serta Masjid Balai Kota Makassar,” terangnya.

 

Dia menilai, pemilihan lokasi akan mempertimbangkan kapasitas dan kenyamanan peserta maupun masyarakat, mengingat tingginya potensi jumlah peserta yang akan mengikuti audisi dan rangkaian perlombaan.

 

Adapun waktu dan lokasi pembukaan resmi masih menunggu arahan pimpinan. Kegiatan ini juga direncanakan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Makassar.

 

“Dengan konsep audisi terbuka, MTQ 2026 kita harapkan tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan, pencarian bakat, dan penguatan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an,” tutup Syarief. (*)

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sulawesi Barat Dampingi UMKM Desa Laliko Melek Pajak dan Pemasaran Digital Berbasis Kearifan Lokal
Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance
Dari Timbunan Sampah Jadi Hutan Kota, Munafri Siapkan Konservasi RTH di TPA Tamangapa 
KKG PJOK KOTA MAKASSAR SUKSES GELAR FOURFEO PICKLEBALL TAHUN 2026
Makassar Jadi Pilot Project Nasional Perlinsos, Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga
PBB Kota Makassar Tak Naik, Diskon hingga 75 Persen, Realisasi Capai 86 Persen
Menjangkau Pulau Terluar, Appi Siapkan Pembangunan Dermaga, Air Bersih & Lampu Jalan di Pulau Lumu-lumu
Pemkot Makassar Kaji Pembangunan Kantong Parkir, di Area Balai Kota Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:06 WITA

Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sulawesi Barat Dampingi UMKM Desa Laliko Melek Pajak dan Pemasaran Digital Berbasis Kearifan Lokal

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:29 WITA

Appi Warning Camat-Lurah Tinggalkan Kebiasaan Santai, Harus Inovasi Menuju Impactful Governance

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:41 WITA

Dari Timbunan Sampah Jadi Hutan Kota, Munafri Siapkan Konservasi RTH di TPA Tamangapa 

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:33 WITA

KKG PJOK KOTA MAKASSAR SUKSES GELAR FOURFEO PICKLEBALL TAHUN 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:27 WITA

Makassar Jadi Pilot Project Nasional Perlinsos, Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga

Berita Terbaru

Pemerintahan

KKG PJOK KOTA MAKASSAR SUKSES GELAR FOURFEO PICKLEBALL TAHUN 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 09:33 WITA