IKA ISMEI Sulselbartra Tantang Kapolda Sulsel Baru, Penanganan Konkrit Perang Kelompok di Makassar

- Penulis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temu kata.com, Makassar — Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (IKA ISMEI) Wilayah Sul-Sel-Bar-Tra melayangkan tantangan terbuka kepada Kapolda Sulawesi Selatan yang baru dilantik. Organisasi alumni mahasiswa ekonomi ini mendesak pimpinan kepolisian daerah tersebut untuk membuktikan komitmen nyata dalam memberantas maraknya perang kelompok dan tawuran antarpemuda, khususnya di Kota Makassar.

Ketua Bidang Kepemudaan dan Jejaring Alumni IKA ISMEI Sul-Sel-Bar-Tra, Abdul Faisal, menegaskan bahwa masyarakat Sulawesi Selatan butuh aksi konkret di lapangan, bukan sekadar imbauan formal atau retorika penanganan konflik. Menurutnya, aksi kejahatan jalanan dan tawuran yang berulang telah menciptakan rasa takut yang merenggut hak dasar warga atas rasa aman.

Baca Juga :  Terpilih Secara Aklamasi, Muhammad Hidayat Ahsan Resmi Nakhodai PC TIDAR Takalar

“Kami menantang Kapolda Sulsel yang baru untuk membuktikan komitmennya. Jangan biarkan perang kelompok terus berulang sementara warga harus hidup dalam ketakutan. Keamanan adalah hak mutlak masyarakat yang wajib dijamin oleh negara,” tegas Abdul Faisal.

IKA ISMEI menyoroti bahwa penanganan konflik pemuda selama ini terkesan sporadis. Faisal mendesak Polda Sulsel di bawah kepemimpinan baru agar menyusun strategi penanganan yang terukur, konsisten, dan berkelanjutan, mengombinasikan langkah pencegahan dini serta penegakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  Tingkatkan Kompetensi Pekerja, PLN NP UP Punagaya Gelar Pelatihan K3 LOTO

Dampak buruk tawuran antarpemuda ini dinilai tidak hanya mengancam keselamatan jiwa dan merusak masa depan generasi muda, tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi serta iklim investasi di Kota Makassar.

“Makassar adalah rumah kita bersama. Jika konflik berkepanjangan ini dibiarkan, pembangunan daerah akan terhambat dan pelaku usaha tidak bisa bekerja dengan tenang. Kami mendesak Kapolda baru menjadikan penuntasan perang kelompok ini sebagai prioritas utama,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ada Penggelapan Pajak PT Catur, Praktisi Hukum Desak Kejati Sulsel Turun Tangan
Diduga Belum Terverifikasi di SPIONAM, Aktivitas Angkut Ore Nikel di Jetty PT AMI Disorot HMI Kolaka
DPO Narkoba Meninggal Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Copot Kapolda Sulsel
SPMP LAPORKAN KERUGIAN ANGGARAN BOP TAHUN 2025 KE KEJAKSAAN NEGERI GOWA
Petani Sulsel Bentuk Simpul Agroekologi, Inisiatif Lokal Konsolidasi Gerakan Kedaulatan Pangan
Pimpin RDP di Lapas Tangerang, Dewi Asmara Dorong Kepastian Hukum Hak Cuti Warga Binaan
Weekend Trip Kodingareng Dorong Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Pulau

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Dugaan Ada Penggelapan Pajak PT Catur, Praktisi Hukum Desak Kejati Sulsel Turun Tangan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:02 WITA

IKA ISMEI Sulselbartra Tantang Kapolda Sulsel Baru, Penanganan Konkrit Perang Kelompok di Makassar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:46 WITA

Diduga Belum Terverifikasi di SPIONAM, Aktivitas Angkut Ore Nikel di Jetty PT AMI Disorot HMI Kolaka

Rabu, 30 September 2026 - 17:41 WITA

DPO Narkoba Meninggal Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Copot Kapolda Sulsel

Selasa, 29 September 2026 - 21:08 WITA

SPMP LAPORKAN KERUGIAN ANGGARAN BOP TAHUN 2025 KE KEJAKSAAN NEGERI GOWA

Berita Terbaru

Pemerintahan

KKG PJOK KOTA MAKASSAR SUKSES GELAR FOURFEO PICKLEBALL TAHUN 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 09:33 WITA