Tudingan Jual Beli Buku, Founder MYS: Pihak Erlangga Bantah, Fadel: Jangan Buat Fitnah

Avatar photo

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMUKATA.COM.,MAKASSAR, Kabar miring adanya jual beli buku Jelajah Lingkungan karya Melinda Aksa dibantah Founder (Pendiri) Makassar Youth Space, Fadel Sofyan.

 

Dirinya mengaku telah menghubungi pihak penerbit dalam hal ini pihak Erlangga. Terkait pemberitaan adanya jual beli buku.

 

“Setelah muncul pemberitaan adanya tudingan jual beli buku tersebut. Saya langsung menghubungi pihak penerbit (Erlangga) memberikan klarifikasinya,” ujar pendiri Makassar Youth Space (MYS) ini.

 

“Dan jawaban pihak Erlangga bahwa tidak pernah ada arahan jual beli buku, Bahkan ibu Melinda hanya menulis. itupun kami yang minta beliau menulis, karena dengan dasar memperkenalkan budaya makassar,” ucap Fadel Sofyan meniru pernyataan pihak Erlangga. Senin (31/8)

Baca Juga :  Perhatian Appi ke Warga, BPBD Makassar Distribusi Air Bersih ke 161 Titik, 33.641 Jiwa Jadi Sasaran

 

Dikatakannya, Buku karya tulus Melinda Aksa itu tujuannya baik untuk anak anak pada pendidikan usia dini agar lebih banyak mengenal lingkungan budaya sendiri.

 

Founder MYS itu menilai pemberitaan tersebut sebagai upaya untuk menjatuhkan personal (Melinda Aksa) istri dari Wali kota Makassar, Munafri Arifuddin.

 

“Jelas, saya duga kuat ini adalah upaya untuk menjatuhkan nama baik Wali Kota dan Ibu Melinda juga,” tutur Fadel.

Fadel yang juga pemerhati pendidikan dasar dan menengah itupun menilai. Penyampaian pemberitaan yang tidak memenuhi kaidah jurnalistik keberimbangan (cover both sides) pemberitaan.

 

Baca Juga :  Wali Kota Appi Beri Penghargaan Petugas Kebersihan Bontoala, Iuran Sampah Gratis Diperluas

“Saya membaca isi berita itu, Sangat tidak memenuhi kaidah jurnalistik. Tidak berimbang dalam menyajikan pemberitaannya, Seharusnya berimbang agar menghindari fitnah atau berita hoaks,” katanya.

“Dampaknya adalah pada pihak dinas pendidikan khusus bidang yang menangani pendidikan usia dini (PAUD). Membaca isi pemberitaan yang tidak berimbang itu tentu merusak nama baik seseorang yang dijadikan objek berita yang tidak berimbang itu, Setidaknya media itu harus mengkonfirmasi aduan orang tua ke pihak dinas, Apakah buku tersebut diperjualbelikan, Seperti itu,” ucap Fadel Sofyan.

“Jangan buat kabar hoaks dan fitnah. Bisa berdampak hukum bila ada pihak yang keberatan,” kuncinya. (LN)

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pembukaan Bali Tech Week 2026  
Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK Paruh Waktu, Appi: Bentuk Perhatian Pemkot dan Cegah Pengangguran
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Ajak Kepala Daerah Jelajahi Kekayaan Wisata dan Kuliner Makassar
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Welcome Dinner dan Rembuk Kebudayaan APEKSI 2026
Cegah Perang Kelompok, Appi: FORKOT Jadi Wadah Positif bagi Pemuda Makassar  
Kolaborasi RSUD Daya–RSGM Unhas, Warga Bisa Akses Operasi Celah Bibir Gratis
Wali Kota Makassar Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Bergerak Siapkan Solusi Konkret
Imbauan Ketua KNPI Makassar di Tengah Kabut Asap: Kesehatan Harus Jadi Utama

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:28 WITA

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pembukaan Bali Tech Week 2026  

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:06 WITA

Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK Paruh Waktu, Appi: Bentuk Perhatian Pemkot dan Cegah Pengangguran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:19 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Welcome Dinner dan Rembuk Kebudayaan APEKSI 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:14 WITA

Cegah Perang Kelompok, Appi: FORKOT Jadi Wadah Positif bagi Pemuda Makassar  

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:45 WITA

Kolaborasi RSUD Daya–RSGM Unhas, Warga Bisa Akses Operasi Celah Bibir Gratis

Berita Terbaru