Makassar — Aktivis Jeneponto Yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Pemerhati menyoroti Terkait Program Prioritas Presiden Prabowo subianto Terkait Koprasi Desa Merah Putih ( KDMP )
Aliansi Pemuda pemerhati mendesak Dandim jeneponto Agar transparan Terkait mekanisme Dan pelaksanaan Proyek KDMP sebagai bentuk komitmen dalam Mengawal Setiap kebijakan Dan pembangunan Guna menghindari Terjadinya Penyimpangan anggaran danTindak pidana Korupsi
Terkait bergulirnya program strategis nasional Koperasi Desa Merah Putih yang akrab dengan sapaan KDMP di Jeneponto yang kekemudian dinilai publik cenderung tertutup dan kurang transparan.
Dalam mana dikabarkan bahwa biaya pembangunan KDMP cukup besar bahkan disebut-sebut hingga menembus angka 1,6 M per/setiap unit.
Sebagaimana tujuan pembangunannya, program tersebut ditargetkan menjadi tulang punggung penguatan ekonomi kerakyatan dari tingkat desa,
Maka sebagai pemuda Jeneponto tentu memandang perlu untuk meminta transparansi menyeluruh berkenaan pengelolaan anggaran dan mekanisme pembangunan gedung KDMP yang kini tersebar di beberapa Desa di Kababupaten Jeneponto. ( Alim Bahri )
Mengingat nilai investasi uang negara yang sangat besar dan kemudian pelaksanaannya cenderung tertutup terhadap publik, memicu munculnya kekhawatiran serius terhadap kualitas dan sistem akuntabilitas pembangunan KDMP tersebut.
Olehkarena itu dipandang perlu kepada pihak terkait untuk segera lakukan transparansi seluas-luasnya berkenaan Publikasi Rinci Anggaran Pembangunan, Keterbukaan identitas perusahaan kontraktor, dan perlunya keterbukaan model pengawasan terhadap kualitas fisik bangunan untuk memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan harus dapat dipertanggung jawabkan secara hukum dan moral.
Dana koperasi yang seharusnya menjadi penopang kesejahteraan anggota justru rawan diselewengkan jika tidak dikelola secara transparan. ( Rais Al Jihad )
Mereka menuntut pengurus koperasi segera membuka seluruh penggunaan anggaran, mulai dari sumber dana, alokasi, hingga realisasi di lapangan. Transparansi dinilai bukan sekadar kewajiban administratif
Dari hasil pantauan dilapangan pembangunan Koperasi Merah putih menjadi tanda tanya yang tidak transparan papan anggaran
Lebih lanjut, dalam Waktu dekat Kami akan Melakukan Konsolidasi sebagi bentuk Komitmen Dalam Mengawal setiap Pelaksanaan KDMP termasuk akan menyurat secara resmi sebagai control sosial, agar Program Strategis ini bisa lebih transparan Dan tepat sasaran di setiap Desa yang ada di kabupaten Jeneponto dan Betul Betul Bermanfaat Bagi Masyarakat Setempat
(Rachmat Hidayat )
Terpisah, dengan penggunaan anggaran yang cukup fantastis, tentunya pembangunan koprasi merah putih harus mempunyai kualitas yang baik dan sesuai Spesifikasi., Ucap Pupung,S








