Pemkot Makassar Tata Permukiman Buloa, Ratusan Rumah Kumuh Disulap Jadi Kampung Warna-Warni

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 17:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMUKATA.COM.,MAKASSAR,—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin meninjau kawasan permukiman kumuh padat di Jalan Teuku Umar 15, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Rabu (2/09/2026). Kunjungan tersebut dilakukan Munafri untuk melihat langsung perubahan kondisi kawasan sekaligus meninjau ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

 

Kawasan kampung nelayan pesisir yang berada di tepian sungai itu kini memiliki pemandangan berbeda. Rumah-rumah warga sederhana yang padat penduduk dan kumuh telah disulap menjadi kawasan kampung warna-warni.

Ia menyebut kawasan yang berada disisi tol itu memiliki posisi strategis karena berada jalur yang menjadi akses masuk menuju Kota Makassar. Karena itu, pembenahan lingkungan permukiman di kawasan tersebut sekaligus memberikan wajah baru bagi kota.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi dan Perkenalan Pengurus Baru, DPC Demokrat Makassar Sowan ke Forkopimda Kota Makassar

 

“Kalau kita masuk di Makassar, masuk di tol, sudah mau masuk di Kota Makassar melihat kampung yang ada di bantaran sungai ini, itu sudah dicat warna-warni,” ujarnya.

Munafri menjelaskan perubahan kawasan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan dengan pihak swasta melalui dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

 

“Ini bersama dengan Pak Lurah, bersama dengan Pak Camat, kita membangun komunikasi dengan pihak swasta melalui dana CSR. Mereka memberikan respons yang baik,” jelasnya.

Munafri menyebut terdapat sekitar 200 rumah warga yang telah mendapatkan sentuhan warna dalam penataan kawasan tersebut.

Baca Juga :  Menyapa Warga hingga Menjaga Lingkungan, Begini Aktivitas Appi di Hari Libur

 

“Kurang lebih 200 rumah yang dicat dengan warna-warni. Ya, pelan-pelanlah,” katanya.

Lebih jauh, Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan penataan kawasan yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar tidak hanya berorientasi pada perubahan fisik. Tetapi juga dibarengi dengan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

 

Penegasan itu sejalan dengan tujuan utama kedatangannya di kawasan Kampung Warna-Warni Buloa untuk meninjau kondisi dan rencana pembangunan infrastruktur tambahan memastikan ketersediaan air warga.

“Setelah penampilannya, terus kita akan perhatikan keadaan masyarakatnya. Pemerintah harus hadir di setiap persoalan-persoalan masyarakat,” tuturnya.(*)

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasar Pa’baeng-baeng Terbakar, Munafri Pastikan Perbaikan dan Akses Modal Pedagang
Distribusi Air Bersih di Makassar Tembus 50 Titik, Munafri Kerahkan Seluruh Kekuatan Pemkot
1.200 Rumah di Mamajang Sudah Bebas Iuran Sampah, Appi Siapkan Tambahan 1.400 Rumah
Wali Kota Appi Beri Penghargaan Petugas Kebersihan Bontoala, Iuran Sampah Gratis Diperluas
Doa Bersama Setahun Tragedi DPRD Makassar, Appi: Kehilangan Nyawa Korban Tak Akan Terlupakan
Buku “Jelajah Hijau di Pantai Losari” untuk Edukasi Siswa, Melinda: Semestinya Dibagikan Gratis
RUU Perampasan Aset: Jangan Lagi Jadi Janji, Saatnya Menjadi Instrumen Hukum
Ulfa Bone Buka Peluang Talenta Entertainment Lewat Ulfa Production  

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 17:04 WITA

Pasar Pa’baeng-baeng Terbakar, Munafri Pastikan Perbaikan dan Akses Modal Pedagang

Rabu, 2 September 2026 - 17:00 WITA

Pemkot Makassar Tata Permukiman Buloa, Ratusan Rumah Kumuh Disulap Jadi Kampung Warna-Warni

Rabu, 2 September 2026 - 16:57 WITA

Distribusi Air Bersih di Makassar Tembus 50 Titik, Munafri Kerahkan Seluruh Kekuatan Pemkot

Rabu, 2 September 2026 - 13:15 WITA

1.200 Rumah di Mamajang Sudah Bebas Iuran Sampah, Appi Siapkan Tambahan 1.400 Rumah

Rabu, 2 September 2026 - 13:05 WITA

Doa Bersama Setahun Tragedi DPRD Makassar, Appi: Kehilangan Nyawa Korban Tak Akan Terlupakan

Berita Terbaru

Uncategorized

Komite pejuang kerakyatan membuat pengaduan ke polresta Gowa

Rabu, 2 Sep 2026 - 14:26 WITA