Wali Kota Appi Perluas Penerima Sampah Gratis, 5.366 KK di Tamalanrea Gratis

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 6 September 2026 - 10:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMUKATA.COM.,MAKASSAR — Program iuran sampah gratis yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus diperluas.

Kebijakan tersebut kini semakin banyak dirasakan masyarakat, termasuk warga Kecamatan Tamalanrea.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, mengatakan kebijakan tersebut harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dari rumah.

Hal itu disampaikan Appi saat menghadiri Pesta Rakyat Kecamatan Tamalanrea yang digelar di kawasan Tallasa City, Sabtu (5/9/2026) malam.

“Di Tamalanrea, sebanyak 5.366 rumah dengan daya listrik 450 VA hingga 900 VA tercatat telah menerima manfaat program pembebasan iuran sampah sejak 2025,” ujar Appi.

Pada 2026, cakupan program kembali diperluas. Pemkot Makassar mulai menyasar rumah tangga dengan kategori daya listrik 1.300 VA, dengan potensi penerima mencapai 7.135 kepala keluarga (KK).

 

Dengan penambahan tersebut, total potensi penerima program iuran sampah gratis di Kecamatan Tamalanrea diperkirakan mencapai 12.501 KK.

Baca Juga :  Audiensi Panitia Jubel Padel 2026, Wawali Aliyah Mustika Ilham Dukung Penuh Sport Tourism di Makassar*  

Perluasan program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik sekaligus memberikan keringanan kepada masyarakat.

Menurut Appi, Pemkot Makassar tidak hanya memberikan insentif melalui pembebasan iuran sampah, tetapi juga terus mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui gerakan pemilahan sampah dari sumber.

Pengelolaan sampah berbasis kelurahan, RT dan RW juga terus didorong agar penanganan sampah tidak seluruhnya bergantung pada pemerintah.

“Apa kita lakukan, bagaimana kita menjaga lingkungan untuk tetap bersih, memanfaatkan apa yang ada sehingga sistem pengelolaan sampah ini bisa kita selesaikan secara bersama-sama,” imbuh Appi.

Lebih lanjut, mantan CEO PSM itu menegaskan, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama.

Pemerintah Kota tidak menyelesaikan persoalan lingkungan apabila masyarakat tidak ikut mengambil peran sejak dari rumah.

Karena itu, Appi meminta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan tidak hanya muncul ketika ada kegiatan atau program pemerintah.

Baca Juga :  Peringatan HAN 2026 di Makassar: Pemkot dan Pokja Bunda PAUD Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Anak

Menurutnya, pengelolaan sampah harus dibangun menjadi kebiasaan sehari-hari yang dilakukan secara konsisten.

 

“Banyak sekali program-program pemerintah yang harus dikerjasamakan baik dengan masyarakat juga dengan pihak-pihak lain,” tuturnya.

“Sehingga terbangun ruang-ruang kolaborasi untuk mengisi pembangunan, khususnya yang ada di Kota Makassar ini,” tambah Munafri.

Selain pengelolaan sampah, Appi juga mendorong masyarakat memanfaatkan lahan terbatas melalui pengembangan urban farming.

Langkah tersebut dinilai dapat memberikan manfaat ganda, yakni menjaga lingkungan sekaligus mendukung ketersediaan dan kemandirian pangan masyarakat.

 

Dia berharap perluasan penerima iuran sampah gratis dapat berjalan seiring dengan meningkatnya kesadaran warga untuk memilah dan mengelola sampah dari sumber.

“Dengan kebijakan pembebasan iuran tidak sekadar memberikan keringanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih partisipatif,” tutup Appi. (*)

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Ajak Kepala Daerah Jelajahi Kekayaan Wisata dan Kuliner Makassar
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Welcome Dinner dan Rembuk Kebudayaan APEKSI 2026
Cegah Perang Kelompok, Appi: FORKOT Jadi Wadah Positif bagi Pemuda Makassar  
Kolaborasi RSUD Daya–RSGM Unhas, Warga Bisa Akses Operasi Celah Bibir Gratis
Wali Kota Makassar Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Bergerak Siapkan Solusi Konkret
Imbauan Ketua KNPI Makassar di Tengah Kabut Asap: Kesehatan Harus Jadi Utama
Pemkot Makassar Perkuat Akurasi DTSEN, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran
Di Forum PBB, Munafri Tekankan Pentingnya Pendidikan Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:24 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Ajak Kepala Daerah Jelajahi Kekayaan Wisata dan Kuliner Makassar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:19 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Welcome Dinner dan Rembuk Kebudayaan APEKSI 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:14 WITA

Cegah Perang Kelompok, Appi: FORKOT Jadi Wadah Positif bagi Pemuda Makassar  

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:34 WITA

Wali Kota Makassar Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Bergerak Siapkan Solusi Konkret

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Imbauan Ketua KNPI Makassar di Tengah Kabut Asap: Kesehatan Harus Jadi Utama

Berita Terbaru