Polemik THM MYE Makassar, Ketum Matador : Jangankan Penjara, Nyawapun ku pertaruhkan untuk Agamaku ! LGBT Haram di tanah Daeng 

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMUKATA.COM,MAKASSAR – Massa aksi menilai kegiatan tersebut bertentangan dengan nilai agama dan budaya masyarakat Sulawesi Selatan, serta mempertanyakan pengawasan pemerintah terhadap tempat hiburan malam.

 

Jenderal lapangan aksi, Ryyan Saputra, menyatakan bahwa peristiwa tersebut tidak boleh dianggap hal biasa. “Kami dari pemuda Kota Makassar mendesak Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel untuk segera menyegel tempat tersebut tanpa pandang bulu,” ujarnya.

 

Ketua Matadoor, Karaeng Emba, dalam orasinya menyampaikan sikap keras organisasinya. “Malam ini kami berkumpul untuk menuntut dengan tegas penindakan atas dugaan kegiatan LGBT di MYE. Kalau Wali Kota Makassar dan Gubernur Sulsel tidak segera mengambil tindakan menutup tempat ini, kami menilai mereka membiarkan, bahkan mendukung, kegiatan tersebut,” tegasnya.

Baca Juga :  BEM FISEH UCM Gelar Aksi " Merah Putih Dalam Krisis ; Selamatkan Pendidikan Ekonomi dan Demokrasi Indonesia

 

Ia menambahkan bahwa penutupan MYE adalah bentuk menjaga marwah Kota Makassar dan nilai-nilai agama serta budaya Sulawesi Selatan. “Menutup MYE sama dengan memuliakan Kota Makassar. Kami akan terus mengawal tuntutan ini dan kembali turun dengan massa yang lebih besar jika pemerintah tetap diam,

Baca Juga :  Investasi Lingkungan di Ketinggian Pusdal LH Suma Hadirkan Infrastruktur Hijau untuk Bawakaraeng yang Lestari

Jangankan Ancaman Penjara, Nyawaku jadi Taruhannya boss untuk membela ajaran agamaku, Haram hukumnya Kaum LGBT ada di Tanah Daeng !

 

” ujarnya.

 

Massa berharap pemerintah daerah meninjau izin operasional tempat tersebut dan menutupnya secara permanen apabila ditemukan pelanggaran.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen MYE Lounge maupun Pemkot Makassar belum memberikan tanggapan resmi.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Final Street Football Mariso, Ketua DPC APPI Makassar Sulyadi Abbas Apresiasi Sinergi Pemuda Lintas Kecamatan
Gebrakan Launching PME: Hadirkan Konsep Pemakaman Muslim Premium Pertama di Kawasan Mamminasata
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Makassar Gelar Aksi Jilid III, Desak Dugaan Reklamasi Ilegal Diusut Tuntas
Tingkatkan Kualitas Kader, HIPMI Sulsel Kolaborasi dengan Coach Armala
KKG PJOK Kota Makassar Hadirkan Prof. Ilham Guru Besar FIKK UNM Jadi Pemateri Pelatihan Deep Learning
Pelatihan Pembelajaran Mendalam KKG PJOK Kota Makassar Sukses Digelar, Ratusan Guru Ikuti Kegiatan Selama Dua Hari
Matadoor Desak Polrestabes Makassar Bertindak Tegas Atasi Teror Geng Motor dan Tawuran
Wali Kota Munafri Antar Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:18 WITA

Polemik THM MYE Makassar, Ketum Matador : Jangankan Penjara, Nyawapun ku pertaruhkan untuk Agamaku ! LGBT Haram di tanah Daeng 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:28 WITA

Gebrakan Launching PME: Hadirkan Konsep Pemakaman Muslim Premium Pertama di Kawasan Mamminasata

Senin, 28 September 2026 - 18:30 WITA

Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Makassar Gelar Aksi Jilid III, Desak Dugaan Reklamasi Ilegal Diusut Tuntas

Senin, 28 September 2026 - 07:55 WITA

Tingkatkan Kualitas Kader, HIPMI Sulsel Kolaborasi dengan Coach Armala

Sabtu, 26 September 2026 - 20:56 WITA

KKG PJOK Kota Makassar Hadirkan Prof. Ilham Guru Besar FIKK UNM Jadi Pemateri Pelatihan Deep Learning

Berita Terbaru

Pemerintahan

KKG PJOK KOTA MAKASSAR SUKSES GELAR FOURFEO PICKLEBALL TAHUN 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 09:33 WITA