Ada Apa dengan KONI Makassar?

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus KONI kota Makassar dikabarkan mengundurkan diri secara Massal, diduga ini terjadi setelah jumlah pengurus merasa sudah tidak sevisi dengan sepemikiran dengan ketua KONI Makassar, bahkan beberapa pengurus yang mengundurkan diri memiliki jabatan funsionaris.

Beberapa yang mengundurkan diri yakni Sekretaris KONI Makassar Iqbal Djalil, Wakil Sekretaris KONI Makassar Queensyah Azahrah Kirana Siliwangi, Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran Andi Yasin Iskandar, dan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi yang juga formatur pada Musorkot lalu, Arianto Najib.

Baca Juga :  Kemenkes Perkuat Skrining Ganda dan Siagakan 168 Rumah Sakit Rujukan Guna Mitigasi Hantavirus

Mereka mengundurkan diri karena alasan sudah tidak lagi dengan sepemikirandengan Ketua KONI Makassar, Ismail. Sebab, banyak hal yang dilakukan Ismail yang dianggap terlalu berisiko.
”Saya memutuskan untuk mundur saja, karena saya merasa sudah tidak satu visi lagi dengan ketua yang sekarang. Daripada nanti berdampak buruk untuk organisasi, mending saya menarik diri saja,” ujar salah satu pengurus yang mengundurkan diri.
Lebih lanjut dia menyampaikan, dirinya merasa trauma dan mengalami rasa takut yang berlebih, sebab melihat potensi sama dengan kejadian beberapa tahun lalu. ”Kita tentu masih ingat kejadian dua tahun lalu, jadi saya merasa akan lebih baik menghindari saja,” lanjutnya.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rekor Terburuk Sejarah di Level Rp17.600, Pemerintah Siapkan Intervensi Pasar

Pengurus koni makassar mengundurkan diri karena terlalu riskan untuk melanjutkan kepengurusan ini, apalagi pengalaman di kepengurusan sebelumnya.

Ini menjadi prihatin bersama, KONI harus mengevaluasi agar dikepengurusan bisa tetap solid karena pembinaan atlet dan agenda olahraga di kota Makassar tidam terganggu dengan hadirnya dugaan mundur berjamaah.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menyiapkan Langkah Strategis KNPI Bontoala buat terobosan Pemuda dan Dorong Pemerintah Perkuat Peran Kepemudaan
Rupiah Tembus Rekor Terburuk Sejarah di Level Rp17.600, Pemerintah Siapkan Intervensi Pasar
Tuai Pro Kontra, Film Dokumenter ‘Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita’ Soroti Konflik Agraria Papua
Kemenkes Perkuat Skrining Ganda dan Siagakan 168 Rumah Sakit Rujukan Guna Mitigasi Hantavirus
Skandal Sabu di Rutan Kelas I Makassar, LKBHMI Bongkar Dugaan Kerja Sama Oknum Narapidana dan Petugas
Investasi Lingkungan di Ketinggian Pusdal LH Suma Hadirkan Infrastruktur Hijau untuk Bawakaraeng yang Lestari
Silaturahmi Kebangsaan ; The Legend 120 Sulsel Gelar Pertemuan di Kabupaten Gowa
PTKP HMI Cabang Makassar angkat bicara Terkait Dugaan Skandal Perselingkuhan Bupati Gowa, Gubernur Sulsel Diminta Tidak Tutup Mata

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:03 WITA

Menyiapkan Langkah Strategis KNPI Bontoala buat terobosan Pemuda dan Dorong Pemerintah Perkuat Peran Kepemudaan

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:51 WITA

Rupiah Tembus Rekor Terburuk Sejarah di Level Rp17.600, Pemerintah Siapkan Intervensi Pasar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:12 WITA

Kemenkes Perkuat Skrining Ganda dan Siagakan 168 Rumah Sakit Rujukan Guna Mitigasi Hantavirus

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:47 WITA

Skandal Sabu di Rutan Kelas I Makassar, LKBHMI Bongkar Dugaan Kerja Sama Oknum Narapidana dan Petugas

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:22 WITA

Investasi Lingkungan di Ketinggian Pusdal LH Suma Hadirkan Infrastruktur Hijau untuk Bawakaraeng yang Lestari

Berita Terbaru