TEMUKATA.COM, PAPUA PEGUNUNGAN – Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi menggelar makan bersama masyarakat di wilayah penugasan Papua Pegunungan. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Kegiatan makan bersama berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Prajurit dan masyarakat duduk berdampingan menikmati hidangan sambil berbincang dan bercengkerama.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas Yonif 725/Woroagi mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah penugasan.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas sederhana agar peringatan HUT TNI dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kebahagiaan masyarakat adalah kebahagiaan kami. Di usia TNI yang ke-81 tahun ini, kami ingin merayakannya bukan hanya dengan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kebersamaan yang menghadirkan senyum dan kegembiraan bagi masyarakat,” dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).
Menurutnya, kebersamaan dengan masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas prajurit di wilayah Papua Pegunungan.
“Bagi kami, rakyat adalah keluarga. Rakyat adalah kekuatan. Bersama rakyat, TNI akan selalu kuat,” katanya.
Dia menuturkan, kegiatan makan bersama juga menjadi kesempatan bagi prajurit untuk berinteraksi langsung dengan warga. Menurutnya, komunikasi dan kedekatan tersebut penting untuk membangun rasa saling percaya.
“Kami ingin terus hadir di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya ketika melaksanakan tugas pengamanan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Ia menambahkan, pendekatan kepada masyarakat tidak selalu harus dilakukan melalui kegiatan besar. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti makan bersama justru dapat menjadi ruang untuk membangun kedekatan.
“Makan bersama ini sederhana, tetapi memiliki makna yang besar. Kami bisa duduk bersama, berbicara, mendengar cerita masyarakat, dan berbagi kebahagiaan,” ungkapnya.
Satgas Yonif 725/Woroagi juga menegaskan bahwa tugas prajurit di Papua Pegunungan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan. Kehadiran prajurit diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
“Pengabdian kami tidak hanya diwujudkan dengan menjaga keamanan dan kedaulatan negara. Kami juga ingin membangun hubungan yang humanis dengan masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, kedekatan antara prajurit dan warga diharapkan dapat memperkuat persatuan serta menciptakan suasana yang aman dan damai di wilayah Papua Pegunungan.
“Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga. Dengan komunikasi yang baik dan saling percaya, kita bisa bersama-sama menjaga kedamaian di Papua,” ujarnya.
Peringatan HUT ke-81 TNI pun menjadi momentum bagi Satgas Yonif 725/Woroagi untuk kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan tugas di wilayah perbatasan.
“Kami akan terus hadir, mengabdi, dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat. TNI lahir dari rakyat dan akan selalu bersama rakyat,” pungkasnya.
Kegiatan makan bersama tersebut ditutup dengan suasana penuh keakraban antara prajurit dan masyarakat. Kebersamaan itu menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Satgas Yonif 725/Woroagi selama menjalankan tugas di Papua Pegunungan.








