TEMUKATA.COM,TAKALAR — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Takalar menggelar audiensi dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar, H. Muh. Rijal, di ruang kerja Ketua DPRD Takalar, Senin (26/10/2026).
Audiensi tersebut menjadi momentum awal membangun komunikasi, memperkuat sinergi, sekaligus membuka ruang kolaborasi strategis antara organisasi mahasiswa dan lembaga legislatif dalam mengawal pembangunan serta kebijakan publik di Kabupaten Takalar.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu diwarnai dialog konstruktif mengenai berbagai persoalan daerah, peran mahasiswa sebagai kontrol sosial, serta pentingnya keterlibatan generasi muda dalam proses pembangunan.
Ketua terpilih PC PMII Kabupaten Takalar, Ahmad Nyonri, menegaskan bahwa PMII akan terus menjalankan perannya sebagai organisasi kaderisasi, gerakan intelektual, sekaligus kekuatan moral yang konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Menurutnya, sikap kritis mahasiswa terhadap kebijakan pemerintah merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang harus dibarengi dengan gagasan konstruktif dan tawaran solusi terhadap berbagai persoalan daerah.
“PMII berkomitmen menjadi mitra kritis sekaligus mitra solutif bagi DPRD. Melalui sinergi potensi kader yang kami miliki, kami ingin memastikan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran yang melekat pada DPRD benar-benar berdampak positif dan menjawab kebutuhan langsung masyarakat,” ujar Ahmad Nyonri.
Ia menambahkan, komunikasi yang terbuka antara mahasiswa dan wakil rakyat sangat penting untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan proses perumusan serta pelaksanaan kebijakan publik.
Karena itu, PMII Takalar berharap audiensi tersebut tidak sekadar menjadi pertemuan seremonial, tetapi menjadi pintu masuk bagi terbangunnya kemitraan yang produktif, berkelanjutan, dan tetap menjunjung tinggi independensi gerakan mahasiswa.
“Kami ingin membangun tradisi dialog yang sehat. PMII akan tetap kritis terhadap kebijakan yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat, tetapi pada saat yang sama siap menghadirkan gagasan dan solusi untuk kemajuan Kabupaten Takalar,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Takalar, H. Muh. Rijal, menyambut baik kehadiran jajaran pengurus PC PMII Takalar.
Ia mengapresiasi kepedulian dan kepekaan sosial mahasiswa yang terus mengambil peran dalam mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.
Menurutnya, keterlibatan organisasi mahasiswa dalam memberikan masukan, kritik, dan gagasan merupakan bagian penting dari penguatan demokrasi serta partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Kami sangat terbuka terhadap masukan, kritik, maupun kajian riset dari rekan-rekan mahasiswa PMII. Sinergi ini merupakan wujud nyata partisipasi publik dalam demokrasi. Kami di DPRD siap membuka pintu komunikasi selebar-lebarnya demi menampung gagasan generasi muda guna mengoptimalkan fungsi pengawasan pembangunan,” tegas H. Muh. Rijal.
Dalam kesempatan yang sama, anggota DPRD Kabupaten Takalar yang juga alumni PMII, Ichsan Ariansyah Muchtar, turut memberikan pandangan dan motivasi kepada jajaran pengurus PMII Takalar.
Ia berharap PMII terus tumbuh menjadi organisasi kaderisasi yang mampu melahirkan generasi muda berintegritas, memiliki kapasitas intelektual, serta kepekaan terhadap persoalan sosial kemasyarakatan.
Ichsan juga mendorong agar PMII tidak kehilangan karakter kritisnya sebagai organisasi gerakan mahasiswa, sekaligus mampu membangun komunikasi yang konstruktif dengan berbagai pemangku kepentingan.
Menurutnya, konsistensi dalam mengawal kebijakan publik merupakan bagian dari tanggung jawab moral kader PMII untuk memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan dan kepentingan masyarakat.
Audiensi tersebut juga menghasilkan kesepahaman untuk membuka ruang diskusi lanjutan secara berkala dengan membahas berbagai isu strategis pembangunan Kabupaten Takalar.
Forum lanjutan itu diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran gagasan, penyampaian aspirasi, serta pembahasan persoalan daerah secara lebih mendalam berdasarkan klaster isu yang menjadi perhatian bersama.
Melalui pertemuan ini, PC PMII Takalar menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai kekuatan intelektual dan kontrol sosial yang independen, kritis, serta konstruktif dalam mengawal arah pembangunan daerah.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol terbangunnya komunikasi dan kemitraan antara PC PMII Takalar dan DPRD Kabupaten Takalar.
(*)







