TEMUKATA.COM,JENEPONTO — Tensi pertandingan dalam lanjutan Open Turnamen Sepak Takraw MRP Cup I di Lapangan KMC, Tompo Kelara, kian memuncak saat memasuki fase gugur.
Suasana tribun penonton mendadak gemuruh pada pertandingan ke-9 yang menandai dimulainya babak 16 besar.
Kehebohan ini dipicu oleh kejutan besar dari kubu KSM Tolo Utara Bahagia.
Dipimpin langsung oleh sang manajer, Ustadz Baharuddin, tim kebanggaan masyarakat Tolo Utara ini secara mengejutkan langsung menurunkan barisan pemain berlabel Timnas (Tim Nasional) untuk mengamankan tiket menuju perempat final.

Langkah berani yang diambil Ustadz Baharuddin ini membuktikan keseriusan KSM Tolo Utara Bahagia dalam membidik trofi utama turnamen perdana garapan Kelara Motor Club (KMC) bersama MRP Center tersebut. Masuknya pilar-pilar Timnas di atas lapangan KMC seketika menaikkan kelas jalannya turnamen tarkam bergengsi ini menjadi tontonan berkelas nasional.

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat Tolo Utara, sekaligus menyajikan pertandingan sepak takraw berkualitas tinggi. Hadirnya pemain Timnas ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lokal Jeneponto,” ungkap Ustadz Baharuddin di sela-sela persiapan tim.
Keputusan menurunkan skuad elit ini terbukti sukses menyedot perhatian ribuan pasang mata. Lapangan KMC tampak semakin berjubel dipadati penonton yang penasaran ingin melihat langsung teknik tinggi, blok kokoh, dan smash gulung mematikan khas pemain level internasional.
Pertandingan ke-9 ini pun berjalan sangat sengit dengan tempo cepat. Lawan yang dihadapi dipaksa bekerja ekstra keras untuk membendung gempuran dan ritme permainan taktis yang diperagakan oleh anak-asuh Ustadz Baharuddin tersebut.

Hingga laga usai, atmosfer luar biasa ini mempertegas bahwa turnamen MRP Cup I edisi 2026 bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan panggung unjuk gigi para raja sepak takraw di Sulawesi Selatan.







