Gandeng UMKM Squad, PLUT KUMKM dan Mandiri, PW SEMMI Sulsel Siap Bantu Ribuan UMKM untuk Sertifikasi Halal

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ist

Foto: ist

Makassar -Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Sulawesi Selatan terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama UMKM Squad Sulsel, PLUT KUMKM Provinsi Sulawesi Selatan, dan Bank Mandiri dalam kegiatan UMKM Forum Sulawesi Selatan yang mengangkat tema “Kolaborasi Mendorong UMKM Naik Kelas, Mandiri dan Berdaya Saing.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di KCP Bank Mandiri Makassar, Jalan HOS Cokroaminoto No. 3, Kota Makassar.

Ketua Umum PW SEMMI Sulsel, Andi Muh Idik Indra, mengatakan bahwa keterlibatan SEMMI dalam penguatan UMKM merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, SEMMI tidak ingin peran mahasiswa hanya berhenti pada ruang-ruang diskusi dan advokasi, tetapi juga hadir dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami di SEMMI Sulsel siap membantu UMKM, khususnya dalam proses sertifikasi halal. Saat ini ada teman-teman SEMMI yang telah tergabung sebagai Pendamping Proses Produk Halal atau P3H di Halal Center Syarikat Islam. Ini menjadi salah satu bentuk konkret bagaimana kader SEMMI bisa mengambil peran dalam membantu masyarakat,” ujar Indra.

Ia menjelaskan, keberadaan pengurus SEMMI se Sulawesi Selatan yang tergabung sebagai P3H Halal Center Syarikat Islam dapat menjadi salah satu kekuatan untuk memperluas akses pendampingan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan informasi maupun bantuan dalam proses sertifikasi halal.

Baca Juga :  KKN Tematik Angkatan 60 Universitas Bosowa Kembangkan Urban Farming melalui Program “Paccerakkang Berdaya”

“Harapan kami, teman-teman SEMMI yang tergabung sebagai P3H dapat menjadi jembatan bagi UMKM. Jadi ketika ada pelaku usaha yang membutuhkan pendampingan sertifikasi halal, kami siap membantu sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Menurut Indra, sertifikasi halal tidak semestinya dipandang hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi juga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk UMKM.

Karena itu, PW SEMMI Sulsel membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas edukasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM.

Dalam kegiatan UMKM Forum Sulawesi Selatan tersebut, UMKM Squad Sulsel, PLUT KUMKM Sulsel dan Bank Mandiri turut mengambil bagian dalam membangun ekosistem yang mendukung pengembangan UMKM, mulai dari peningkatan kapasitas, jejaring usaha hingga akses pembiayaan.

Peserta juga mendapatkan sejumlah fasilitas dan informasi, di antaranya fasilitas sertifikasi halal gratis bagi yang memenuhi persyaratan, informasi fasilitas KUR bagi peserta yang memenuhi syarat, serta networking UMKM.

Indra menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab sosial mahasiswa dan organisasi kepemudaan.

Baca Juga :  KKN Tematik Angkatan 60 Universitas Bosowa Kembangkan Budidaya Ikan Bioflok melalui Program “Paccerakkang Berdaya”

“Kami ingin kader-kader SEMMI tidak hanya aktif berbicara mengenai persoalan masyarakat, pemerintah dan politik. tetapi juga memiliki keterampilan dan kapasitas yang bisa digunakan untuk memberikan manfaat. Ketika kita bisa membantu UMKM mendapatkan akses pendampingan, sertifikasi, pembiayaan dan jaringan usaha, di situlah kehadiran mahasiswa benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Disamping itu, Ketua Umum UMKM Squad, Sulawesi Selatan, Marlia Kamaruddin turut mengapresiasi kolaborasi program fasilitasi sertifikat halal gratis bagi pelaku UMKM. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah nyata untuk mendorong UMKM naik kelas, semakin mandiri, dan berdaya saing.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi program fasilitasi sertifikat halal gratis bagi UMKM. Program ini merupakan langkah nyata untuk mendorong UMKM naik kelas, semakin mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia berharap sertifikasi halal dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.

“Kami berharap melalui sertifikasi halal, UMKM semakin dipercaya konsumen, memiliki akses pasar yang lebih luas, dan mampu berkembang secara berkelanjutan. Bersama, kita wujudkan UMKM Sulawesi Selatan yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kumpulkan Alumni Tiga Provinsi, IKA ISMEI Sulselbartra Fokus Perkuat Ekonomi Daerah
KKN Tematik Angkatan 60 Universitas Bosowa Kembangkan Budidaya Ikan Bioflok melalui Program “Paccerakkang Berdaya”
KKN Tematik Angkatan 60 Universitas Bosowa Kembangkan Urban Farming melalui Program “Paccerakkang Berdaya”
KKN Tematik Angkatan 60 Universitas Bosowa Hadirkan Program “Paccerakkang Berdaya”, Dorong Warga Pilah Sampah dari Sumbernya
KKN Tematik Angkatan 60 Universitas Bosowa Dorong Keberlanjutan Lima Program “Paccerakkang Berdaya”
KKN Tematik Angkatan 60 Universitas Bosowa Kembangkan Urban Farming melalui Program “Paccerakkang Berdaya”
Aktivitas Ekonomi di Pelabuhan Timur Menguat, Arus Penumpang Tembus 6 Juta
Dalton Makassar Tawarkan Paket Nikah Mulai Rp95 Ribu

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:06 WITA

Gandeng UMKM Squad, PLUT KUMKM dan Mandiri, PW SEMMI Sulsel Siap Bantu Ribuan UMKM untuk Sertifikasi Halal

Rabu, 30 September 2026 - 11:32 WITA

Kumpulkan Alumni Tiga Provinsi, IKA ISMEI Sulselbartra Fokus Perkuat Ekonomi Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 09:22 WITA

KKN Tematik Angkatan 60 Universitas Bosowa Kembangkan Budidaya Ikan Bioflok melalui Program “Paccerakkang Berdaya”

Kamis, 24 September 2026 - 09:19 WITA

KKN Tematik Angkatan 60 Universitas Bosowa Kembangkan Urban Farming melalui Program “Paccerakkang Berdaya”

Rabu, 23 September 2026 - 14:47 WITA

KKN Tematik Angkatan 60 Universitas Bosowa Hadirkan Program “Paccerakkang Berdaya”, Dorong Warga Pilah Sampah dari Sumbernya

Berita Terbaru