IJTI Sulsel Gelar Doa untuk 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Erupsi Krakatau

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 22:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Sulselbar menggelar doa bersama dan menyalakan lilin untuk lima jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Museum Balla Lompoa, Gowa. Foto : Doc. IJTI Pengda Sulselbar

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Sulselbar menggelar doa bersama dan menyalakan lilin untuk lima jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Museum Balla Lompoa, Gowa. Foto : Doc. IJTI Pengda Sulselbar

TEMUKATA.COM, GOWA – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Sulselbar menggelar doa bersama dan menyalakan lilin untuk lima jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Aksi solidaritas digelar di Museum Balla Lompoa, Gowa, Kamis (17/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut digelar IJTI Sulselbar bersama Polresta Gowa. Lima jurnalis yang masih dalam pencarian yakni M Bagus Khoirunnas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency, dan Donal Husni, jurnalis freelance.

Ketua IJTI Pengda Sulselbar Andi Mohammad Sardi mengatakan doa bersama tersebut menjadi bentuk dukungan bagi lima jurnalis dan tiga awak kapal yang masih dalam pencarian.

“Kami mendoakan teman-teman jurnalis, terkhusus keluarganya agar tetap tabah dan diberikan kekuatan dalam menghadapi kondisi ini,” kata Sardi.

“Semoga doa ini menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama dan mudah-mudahan teman-teman kita yang masih dalam pencarian segera ditemukan,” sambungnya.

Sardi juga menyoroti pentingnya keselamatan jurnalis ketika melakukan peliputan di lokasi bencana. Menurutnya, risiko dan kondisi medan harus dipetakan sebelum jurnalis diterjunkan.

“Teman-teman jurnalis untuk meliput bencana harus bisa lebih mengutamakan safety protocol atau lebih mengutamakan keamanan dalam meliput sebuah bencana,” ujarnya.

Baca Juga :  Dari Biodigester hingga Budidaya Maggot, Gerakan Warga Dinilai Membantu Mengurangi Beban Sampah Kota

Menurut Sardi, perusahaan pers perlu melakukan koordinasi dan mitigasi sebelum menugaskan jurnalis ke lokasi bencana.

“Harus dipikirkan matang-matang ketika ada perintah dari perusahaan pers. Itu harus berkoordinasi dengan baik. Seperti apa medannya, seperti apa bentuknya, peliputannya seperti apa, memang harus dimitigasi dengan lebih baik lagi ke depan,” katanya.

Namun, Sardi menilai keselamatan bukan hanya tanggung jawab perusahaan pers. Jurnalis sebagai individu juga harus memahami kondisi medan dan risiko yang dihadapi.

“Tidak hanya perusahaan pers yang harus berbenah, tapi bagi diri kita sendiri juga, individu profesi. Karena kita yang di lapangan jadi lebih mengenal atau lebih mengetahui bagaimana medannya di lapangan,” tuturnya.

Sardi berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik, khususnya saat meliput bencana.

“Kita tidak hanya mengejar suatu berita untuk informasi publik, tapi tidak ada berita seharga nyawa,” tegas Sardi.

Dia mengatakan organisasi profesi juga perlu ikut memberikan pembekalan terkait mitigasi risiko dan safety protocol kepada jurnalis.

Baca Juga :  Bentrok Ujung Bori Makassar, Massa Serang Polisi Pakai Busur hingga Molotov

“Bagaimana caranya organisasi profesi ini juga bisa terlibat dalam memberikan pembekalan, pemahaman, bagaimana mitigasinya menerapkan safety protocol saat peliputan bencana, entah itu peliputan bencana di gunung, laut, di udara,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Gowa Kombes Pol Muh Yusuf Usman mengapresiasi kegiatan solidaritas tersebut. Menurutnya, doa bersama menjadi bentuk keprihatinan terhadap para jurnalis yang tengah menjalankan tugas.

“Alhamdulillah saya mengucapkan terima kasih atas inisiatif dari rekan-rekan, tentunya berkolaborasi dengan teman-teman kepolisian khususnya Polresta Gowa untuk kita laksanakan kegiatan doa bersama,” kata Yusuf.

Yusuf juga mengingatkan jurnalis agar tidak mengabaikan keselamatan saat berada di lokasi dengan potensi bahaya.

“Kami juga berpesan kepada teman-teman jurnalis bahwa keselamatan juga menjadi hal yang utama ketika rekan-rekan semua melaksanakan tugasnya,” ujarnya.

“Perhatikan keselamatan dan tentu kita dapat melihat potensi-potensi bahaya yang dapat mengancam kita dengan tugas-tugas yang kita bisa hadapi kapan saja,” sambungnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor II UMI Prof Zakir Sabara HW dan sejumlah pejabat utama Polresta Gowa.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ada Penggelapan Pajak PT Catur, Praktisi Hukum Desak Kejati Sulsel Turun Tangan
IKA ISMEI Sulselbartra Tantang Kapolda Sulsel Baru, Penanganan Konkrit Perang Kelompok di Makassar
Diduga Belum Terverifikasi di SPIONAM, Aktivitas Angkut Ore Nikel di Jetty PT AMI Disorot HMI Kolaka
DPO Narkoba Meninggal Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Copot Kapolda Sulsel
SPMP LAPORKAN KERUGIAN ANGGARAN BOP TAHUN 2025 KE KEJAKSAAN NEGERI GOWA
Petani Sulsel Bentuk Simpul Agroekologi, Inisiatif Lokal Konsolidasi Gerakan Kedaulatan Pangan
Pimpin RDP di Lapas Tangerang, Dewi Asmara Dorong Kepastian Hukum Hak Cuti Warga Binaan
Weekend Trip Kodingareng Dorong Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Pulau

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Dugaan Ada Penggelapan Pajak PT Catur, Praktisi Hukum Desak Kejati Sulsel Turun Tangan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:02 WITA

IKA ISMEI Sulselbartra Tantang Kapolda Sulsel Baru, Penanganan Konkrit Perang Kelompok di Makassar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:46 WITA

Diduga Belum Terverifikasi di SPIONAM, Aktivitas Angkut Ore Nikel di Jetty PT AMI Disorot HMI Kolaka

Rabu, 30 September 2026 - 17:41 WITA

DPO Narkoba Meninggal Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Copot Kapolda Sulsel

Selasa, 29 September 2026 - 21:08 WITA

SPMP LAPORKAN KERUGIAN ANGGARAN BOP TAHUN 2025 KE KEJAKSAAN NEGERI GOWA

Berita Terbaru

Pemerintahan

KKG PJOK KOTA MAKASSAR SUKSES GELAR FOURFEO PICKLEBALL TAHUN 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 09:33 WITA