Momentum Bersejarah, HMTI Institut Hasan Sulur Resmi Lahir dan Siap Bangun Jejaring Nasional

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMUKATA.COM,Polewali Mandar — Sejarah baru perjalanan kemahasiswaan di Institut Hasan Sulur kembali ditorehkan dengan lahirnya Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Institut Hasan Sulur. Organisasi ini menjadi wadah pertama bagi mahasiswa Program Studi Teknik Informatika untuk berhimpun, mengembangkan potensi, membangun solidaritas, sekaligus menjadi ruang belajar dalam kepemimpinan dan kehidupan organisasi.

Momentum bersejarah tersebut ditandai dengan pengukuhan pengurus pertama HMTI Institut Hasan Sulur. Pengukuhan dilakukan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Teknologi, dan Kerja Sama, Muhammad Mihram, S.Pd., M.Si., didampingi oleh Ketua Program Studi Teknik Informatika, Basri, S.Kom., M.Kom. Kehadiran kedua pimpinan tersebut menjadi bentuk dukungan institusi terhadap lahirnya organisasi mahasiswa Teknik Informatika sekaligus memberikan kepercayaan kepada mahasiswa untuk mulai membangun organisasi dari fondasi paling awal.

Dalam kepengurusan perdana tersebut, Topan, mahasiswa semester 3 Program Studi Teknik Informatika, dipercaya menjadi nahkoda pertama HMTI Institut Hasan Sulur. Amanah tersebut sekaligus menempatkan Topan dan jajaran pengurusnya sebagai bagian penting dalam sejarah awal perjalanan organisasi mahasiswa Teknik Informatika di Institut Hasan Sulur.

Sebagai organisasi pertama, HMTI memiliki tantangan sekaligus tanggung jawab untuk membangun fondasi organisasi yang kuat. Pengurus tidak hanya dituntut menjalankan program kerja, tetapi juga membangun tradisi organisasi yang dapat diwariskan kepada generasi mahasiswa Teknik Informatika berikutnya.

Bagi mahasiswa, kehadiran Wakil Rektor III Muhammad Mihram, S.Pd., M.Si. dan Ketua Program Studi Teknik Informatika Basri, S.Kom., M.Kom. juga diharapkan tidak sekadar hadir dalam kapasitas sebagai pimpinan institusi dan program studi. Keduanya dapat menjadi sosok yang dekat dengan mahasiswa, sebagai bapak sekaligus kakak, tempat mahasiswa mendapatkan arahan, berdiskusi, menyampaikan gagasan, serta memperoleh pendampingan dalam menjalankan proses organisasi.

Baca Juga :  Distaru Makassar Luncurkan Inovasi Railing Besi, Awasi Pelanggaran Tata Ruang Berbasis Digital

Kedekatan tersebut menjadi penting karena HMTI merupakan organisasi yang sedang memulai perjalanan dari nol. Mahasiswa perlu diberikan ruang untuk belajar mengambil keputusan, membangun komunikasi, menyelesaikan persoalan, mengelola kegiatan, serta mempertanggungjawabkan setiap proses yang mereka jalankan. Dengan demikian, organisasi tidak hanya menghasilkan kegiatan, tetapi juga membentuk karakter dan kapasitas mahasiswa.

Ke depan, HMTI tidak ingin hanya berhenti sebagai organisasi internal kampus. HMTI diproyeksikan menjadi tools sekaligus pintu strategis bagi mahasiswa Teknik Informatika Institut Hasan Sulur untuk terhubung dengan jejaring organisasi mahasiswa komputer di tingkat nasional, termasuk PERIKOMNAS.

Topan selaku ketua pertama HMTI menyampaikan bahwa komunikasi dengan pihak PERIKOMNAS akan menjadi salah satu langkah awal yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Komunikasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang untuk memperkenalkan HMTI Institut Hasan Sulur, membangun hubungan kelembagaan, serta membuka peluang kolaborasi dengan organisasi mahasiswa komputer dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Langkah menuju jejaring nasional tersebut tetap akan dilakukan secara bertahap. Kepengurusan pertama HMTI memahami bahwa organisasi yang kuat harus terlebih dahulu memiliki fondasi internal yang kokoh. Karena itu, penguatan internal akan menjadi prioritas sebelum HMTI memperluas gerakannya ke ranah eksternal.

Penguatan internal tersebut akan diarahkan pada pembangunan solidaritas mahasiswa, peningkatan kapasitas anggota, pengembangan kompetensi akademik dan nonakademik, pembentukan budaya organisasi, serta penataan sistem kerja kepengurusan. Setelah fondasi tersebut terbentuk, HMTI akan mulai memperluas jejaring melalui berbagai kegiatan eksternal, seperti kolaborasi antarkampus, forum mahasiswa, seminar, kompetisi, kegiatan teknologi, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga :  Aliansi Pemerhati Hukum Lingkungan Minta Direktur PT Conch Barru Wajib Hukumnya Taat Aturan di Negara Indonesia

Bagi kepengurusan pertama, langkah tersebut bukan sekadar tentang menjalankan program kerja selama satu periode. Ada tanggung jawab sejarah yang melekat karena apa yang dibangun hari ini akan menjadi dasar bagi perjalanan HMTI pada masa mendatang.

Topan bersama seluruh pengurus pertama HMTI menjadi generasi yang membuka jalan. Mereka adalah bagian dari sejarah yang akan dikenang sebagai pengurus pertama yang meletakkan pondasi organisasi mahasiswa Teknik Informatika Institut Hasan Sulur.

Lahirnya HMTI juga menjadi tanda bahwa mahasiswa Teknik Informatika mulai mengambil ruang yang lebih besar dalam membangun kehidupan akademik dan kemahasiswaan di kampus. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi tempat mahasiswa mengembangkan kemampuan teknologi sekaligus belajar tentang kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, kewirausahaan, kreativitas, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

HMTI Institut Hasan Sulur pada akhirnya bukan hanya tentang sebuah nama atau struktur kepengurusan. Ia adalah awal dari sebuah perjalanan panjang. Dari internal kampus menuju jejaring yang lebih luas, dari mahasiswa untuk mahasiswa, dan dari satu generasi menuju generasi berikutnya.

Dengan dikukuhkannya pengurus pertama, langkah itu resmi dimulai. HMTI Institut Hasan Sulur kini memiliki sejarah pertamanya, dan sejarah tersebut akan menjadi pondasi bagi perjalanan mahasiswa Teknik Informatika di masa yang akan datang.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IJTI Sulsel Gelar Doa untuk 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Erupsi Krakatau
Kades Bodi Jelaskan Alasan Transfer Dana Desa Ke Rekening Pribadi
PERBAIKAN JALAN HERTASNING MENELAN KORBAN JIWA, KETUA SAPMA PEMUDA PANCASILA KOTA MAKASSAR ANGKAT BICARA: DUGAAN PELANGGARAN K3
Langkah Sehat dan Ekonomi Bangkit: Jalan Santai & Bazar UMKM di Kompleks Anggrek Minasa Upa Disambut Antusias Warga
AMB Kecam Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Alkohol, Minta Newport Diboikot di Makassar  
Menteri LH Puji Progres TPA Tamangapa, Pemkot Makassar Dinilai Serius Benahi Sampah
Empat Tahun Membangun Budaya Pilah Sampah, Kini Kelurahan Baru Jadi Rujukan
Mandiri Kelola Sampah, Warga Karunrung Bergerak

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:07 WITA

Momentum Bersejarah, HMTI Institut Hasan Sulur Resmi Lahir dan Siap Bangun Jejaring Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 22:48 WITA

IJTI Sulsel Gelar Doa untuk 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Erupsi Krakatau

Rabu, 2 September 2026 - 22:15 WITA

Kades Bodi Jelaskan Alasan Transfer Dana Desa Ke Rekening Pribadi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:07 WITA

PERBAIKAN JALAN HERTASNING MENELAN KORBAN JIWA, KETUA SAPMA PEMUDA PANCASILA KOTA MAKASSAR ANGKAT BICARA: DUGAAN PELANGGARAN K3

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:42 WITA

Langkah Sehat dan Ekonomi Bangkit: Jalan Santai & Bazar UMKM di Kompleks Anggrek Minasa Upa Disambut Antusias Warga

Berita Terbaru