Pengurus KONI kota Makassar dikabarkan mengundurkan diri secara Massal, diduga ini terjadi setelah jumlah pengurus merasa sudah tidak sevisi dengan sepemikiran dengan ketua KONI Makassar, bahkan beberapa pengurus yang mengundurkan diri memiliki jabatan funsionaris.
Beberapa yang mengundurkan diri yakni Sekretaris KONI Makassar Iqbal Djalil, Wakil Sekretaris KONI Makassar Queensyah Azahrah Kirana Siliwangi, Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran Andi Yasin Iskandar, dan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi yang juga formatur pada Musorkot lalu, Arianto Najib.
Mereka mengundurkan diri karena alasan sudah tidak lagi dengan sepemikirandengan Ketua KONI Makassar, Ismail. Sebab, banyak hal yang dilakukan Ismail yang dianggap terlalu berisiko.
”Saya memutuskan untuk mundur saja, karena saya merasa sudah tidak satu visi lagi dengan ketua yang sekarang. Daripada nanti berdampak buruk untuk organisasi, mending saya menarik diri saja,” ujar salah satu pengurus yang mengundurkan diri.
Lebih lanjut dia menyampaikan, dirinya merasa trauma dan mengalami rasa takut yang berlebih, sebab melihat potensi sama dengan kejadian beberapa tahun lalu. ”Kita tentu masih ingat kejadian dua tahun lalu, jadi saya merasa akan lebih baik menghindari saja,” lanjutnya.
Pengurus koni makassar mengundurkan diri karena terlalu riskan untuk melanjutkan kepengurusan ini, apalagi pengalaman di kepengurusan sebelumnya.
Ini menjadi prihatin bersama, KONI harus mengevaluasi agar dikepengurusan bisa tetap solid karena pembinaan atlet dan agenda olahraga di kota Makassar tidam terganggu dengan hadirnya dugaan mundur berjamaah.






