BPC HIPMI Kab.Takalar konsen perkuat sinergitas dengan Koperasi Gapoktan Tebu

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR – BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Takalar memperkuat sinergi dengan Koperasi Gapoktan Tebu “Cinta Damai Sejahtera” dalam upaya mendorong penguatan petani tebu lokal sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada gula dan pengembangan bioetanol nasional.

BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Takalar memperkuat sinergi dengan Koperasi Gapoktan Tebu “Cinta Damai Sejahtera” dalam upaya mendorong penguatan petani tebu lokal sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada gula dan pengembangan bioetanol nasional.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang menempatkan ketahanan pangan dan kemandirian energi sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Komoditas tebu tidak hanya berperan sebagai bahan baku industri gula, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam pengembangan bioetanol sebagai energi terbarukan yang ramah lingkungan.

Ketua BPC HIPMI Kabupaten Takalar, Irwan Ola, mengatakan koperasi memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan petani, mulai dari akses pembinaan, teknologi budidaya, pengolahan hasil hingga pasca panen.

“Kami berharap koperasi petani tebu dapat menjadi wadah yang kuat dalam menjembatani kebutuhan petani, termasuk akses terhadap dukungan pengolahan dan pasca panen.

Dengan kelembagaan yang kuat, petani akan semakin berdaya saing dan memperoleh nilai tambah yang lebih baik dari hasil usahanya,” ujar Irwan.

Baca Juga :  Dewan Pengawas Apresiasi Perumda Parkir Makassar : Sukses Wujudkan Parkir Tertib dan Tarif Resmi di MHM 2026

Menurutnya, keberhasilan pengembangan sektor tebu tidak dapat dibebankan kepada petani semata. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara petani, koperasi, dunia usaha, industri, dan pemerintah agar tercipta ekosistem pertanian yang sehat dan berkelanjutan.

Penguatan petani tebu juga sejalan dengan berbagai upaya yang terus didorong pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam mewujudkan swasembada pangan nasional melalui peningkatan produktivitas komoditas strategis, termasuk tebu sebagai salah satu penopang industri gula nasional.

Di tingkat daerah, semangat tersebut sejalan dengan komitmen HIPMI Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Andi Amar Ma’ruf Sulaiman yang mendorong keterlibatan pengusaha muda dalam mendukung pembangunan sektor-sektor produktif berbasis potensi daerah, termasuk pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan.

Sementara itu, pengurus Koperasi Gapoktan Tebu “Cinta Damai Sejahtera”, Saparuddin Dg Talli, menyambut baik dukungan yang diberikan kepada petani tebu. Menurutnya, perhatian dari berbagai pihak menjadi modal penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan.

“Kami berharap semakin banyak dukungan kepada petani tebu karena ini merupakan peluang besar untuk mengembangkan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, petani tebu dapat menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Baca Juga :  AKSI JILID III HMI SULSEL: REFORMASI JILID II, HMI TAGIH KOMITMEN DPRD DAN DESAK EVALUASI TOTAL PEMERINTAHAN PRABOWO–GIBRAN

keterlibatan HIPMI sebagai organisasi pengusaha muda membawa energi baru bagi koperasi. “Selama ini kami kuat di produksi, tapi lemah di jaringan pasar dan tata kelola. Dengan HIPMI masuk, kami optimis petani tebu Takalar bisa naik kelas.

BPC HIPMI Kab. Takalar menargetkan program kolaboratif ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani tebu sekaligus membuka lapangan kerja baru untuk anak muda Takalar. Ke depan, kedua belah pihak akan membentuk tim kerja bersama untuk merealisasikan program prioritas di sektor pertanian tebu.

Dengan dukungan sumber daya lahan, pengalaman petani, serta keberadaan industri pengolahan gula, daerah ini dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkontribusi terhadap peningkatan produksi gula nasional.

Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian energi, kolaborasi antara petani, koperasi, dunia usaha, dan industri menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan.

Penguatan petani tebu hari ini bukan sekadar tentang meningkatkan produksi, tetapi juga membangun fondasi ekonomi pedesaan yang lebih kuat guna mendukung terwujudnya swasembada gula dan pengembangan bioetanol nasional di masa depan.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Layanan Publik Digital Antar Wali Kota Appi Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026
GARIK Desak Kapolda Sulsel Usut Tuntas Jaringan Kosmetik Ilegal Indikasi BPOM Tempel
DPD KNPI Kota Makassar Gelar Panggung Aspirasi
Sikapi Isu Nasional, KNPI Kota Makassar Gelar Panggung Aspirasi
MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka Menang RI, Appi: Ribuan Tamu Jadi Mesin Penggerak Ekonomi
Dari Sampah Menjadi Cerita, Dari Cerita Menjadi Karya: Mahasiswa PPG UMS Rappang Dorong Literasi Hijau di SMPN 1 Watang Pulu
Makassar Tuan Rumah, Wali Kota Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional
Refleksi Agustus 2025, BEM FISEH UCM Ajak Mahasiswa Tidak Terprovokasi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:41 WITA

GARIK Desak Kapolda Sulsel Usut Tuntas Jaringan Kosmetik Ilegal Indikasi BPOM Tempel

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:10 WITA

DPD KNPI Kota Makassar Gelar Panggung Aspirasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:57 WITA

Sikapi Isu Nasional, KNPI Kota Makassar Gelar Panggung Aspirasi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:30 WITA

MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka Menang RI, Appi: Ribuan Tamu Jadi Mesin Penggerak Ekonomi

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:50 WITA

Dari Sampah Menjadi Cerita, Dari Cerita Menjadi Karya: Mahasiswa PPG UMS Rappang Dorong Literasi Hijau di SMPN 1 Watang Pulu

Berita Terbaru