Program Urban Farming Kian Diminati, Walikota Makassar Apresiasi Langkah Pengembangan yang Dilakukan Warga

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Urban Farming Jadi Andalan, Wali Kota Makassar Minta Warga Maksimalkan Pekarangan.

Urban Farming Jadi Andalan, Wali Kota Makassar Minta Warga Maksimalkan Pekarangan.

Temukata.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam mendorong pengembangan program urban farming atau pertanian perkotaan hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

Hal ini disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan urban farming dan pertemuan dengan tokoh masyarakat serta Ketua RT/RW di RW 02, RT 03, Kelurahan Paccerakkang, Selasa (19/5/2026).

Munafri menekankan, Pemkot Makassar secara aktif menginstruksikan jajaran wilayah untuk menghadirkan program pertanian lahan sempit sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menekan laju inflasi.

“Urban Farming ini bukan hanya soal menanam, tapi bagaimana masyarakat bisa memanfaatkan lahan terbatas untuk menghasilkan kebutuhan pangan sehari-hari,” ujarnya.

Munafri mengapresiasi praktik urban farming yang dikembangkan oleh warga setempat, termasuk yang dilakukan oleh Haji Ridwan bersama keluarganya.

Baca Juga :  Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung “Arah Baru” Organisasi

Ia menilai konsep pertanian terintegrasi yang menggabungkan budidaya ikan, sayuran, hingga ternak menjadi contoh konkret yang bisa direplikasi di wilayah lain.

“Ini luar biasa. Ada ayam, ikan, sayur, semua terintegrasi dalam satu kawasan. Ini harus menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan yang dimiliki,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Appi itu juga mengungkapkan, sejumlah wilayah di Makassar telah lebih dulu mengembangkan konsep serupa.

Di Kecamatan Tamalate, misalnya, kelompok masyarakat berhasil membudidayakan kangkung dengan masa panen sekitar 20–21 hari dan mampu menghasilkan hingga 150 kilogram.

Hasil panen tersebut, lanjutnya, telah terserap oleh pasar lokal seperti MBG (Makanan Bergisi Gratis), yang membutuhkan pasokan rutin setiap hari.

Baca Juga :  Appi Ingin RT/RW Jadi Pusat Pemberdayaan Warga Lewat Pengelolaan Sampah

Pola kerja sama ini dinilai saling menguntungkan antara kelompok tani dan pelaku usaha.

“Ini yang kita harapkan, ada siklus ekonomi yang berjalan. Masyarakat dapat penghasilan tambahan, sementara kebutuhan pasar juga terpenuhi,” katanya.

Tak hanya itu, Munafri menekankan pengelolaan limbah yang dilakukan kelompok tani dengan memanfaatkan sisa makanan menjadi pupuk kompos.

Menurutnya, hal ini menunjukkan adanya ekosistem pertanian berkelanjutan di tingkat masyarakat.

Dia pun mendorong camat dan lurah untuk lebih aktif membuka akses serta pendampingan kepada warga agar program urban farming semakin meluas dan terorganisir.

Selain pertanian pangan, Pemkot Makassar juga tengah mendorong pengembangan kawasan berbasis tanaman herbal.

“Ini potensi besar. Kalau dikelola dengan baik, bisa menjadi identitas wilayah sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat,” ungkap Munafri.

Pemkot Makassar, lanjutnya, juga akan memberikan dukungan berupa bantuan bibit, sarana kandang ternak, serta pendampingan teknis guna memastikan keberlanjutan program.

Appi turut menyinggung kenaikan harga telur yang mulai terjadi, sehingga menurutnya penting bagi masyarakat untuk mulai memproduksi kebutuhan pangan secara mandiri di pekarangan rumah.

Ia berharap program urban farming tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi gerakan kolektif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Digital, Kelompok Perempuan Pulau Langkai Dapat Pendampingan Branding Sambal Gurita dari UNM

“Ini harus menyebar luas ke seluruh kelurahan. Bahkan di wilayah yang lahannya terbatas pun tetap bisa dilakukan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Munafri mengajak seluruh perangkat wilayah untuk menjadikan urban farming sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi rumah tangga.

“Kalau ini berjalan baik, masyarakat berdaya, ada tambahan penghasilan, dan kebutuhan pangan juga lebih terjamin. Inilah yang kita harapkan,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ada Penggelapan Pajak PT Catur, Praktisi Hukum Desak Kejati Sulsel Turun Tangan
IKA ISMEI Sulselbartra Tantang Kapolda Sulsel Baru, Penanganan Konkrit Perang Kelompok di Makassar
Diduga Belum Terverifikasi di SPIONAM, Aktivitas Angkut Ore Nikel di Jetty PT AMI Disorot HMI Kolaka
DPO Narkoba Meninggal Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Copot Kapolda Sulsel
SPMP LAPORKAN KERUGIAN ANGGARAN BOP TAHUN 2025 KE KEJAKSAAN NEGERI GOWA
Petani Sulsel Bentuk Simpul Agroekologi, Inisiatif Lokal Konsolidasi Gerakan Kedaulatan Pangan
Pimpin RDP di Lapas Tangerang, Dewi Asmara Dorong Kepastian Hukum Hak Cuti Warga Binaan
Weekend Trip Kodingareng Dorong Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Pulau

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Dugaan Ada Penggelapan Pajak PT Catur, Praktisi Hukum Desak Kejati Sulsel Turun Tangan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:02 WITA

IKA ISMEI Sulselbartra Tantang Kapolda Sulsel Baru, Penanganan Konkrit Perang Kelompok di Makassar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:46 WITA

Diduga Belum Terverifikasi di SPIONAM, Aktivitas Angkut Ore Nikel di Jetty PT AMI Disorot HMI Kolaka

Rabu, 30 September 2026 - 17:41 WITA

DPO Narkoba Meninggal Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Copot Kapolda Sulsel

Selasa, 29 September 2026 - 21:08 WITA

SPMP LAPORKAN KERUGIAN ANGGARAN BOP TAHUN 2025 KE KEJAKSAAN NEGERI GOWA

Berita Terbaru

Pemerintahan

KKG PJOK KOTA MAKASSAR SUKSES GELAR FOURFEO PICKLEBALL TAHUN 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 09:33 WITA