Sikapi Keterpurukan Ekonomi di Era Pemerintahan Prabowo-Gibran, HMI Korkom Bosowa Gelar Aksi Prakondisi di Jalan Urip Sumoharjo

Avatar photo

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 22:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, 22 JUNI 2026 – kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat (Korkom) Bosowa yang tergabung dari berbagai komisariat menggelar aksi demonstrasi prakondisi di Jalan Urip Sumoharjo pada Senin (22/06/2026).

 

Aksi ini merupakan respons tegas terhadap kondisi perekonomian nasional yang dinilai semakin mencekik masyarakat kelas bawah.

 

​Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan rapor merah terhadap kebijakan ekonomi pemerintah saat ini. Setidaknya ada tiga isu krusial yang menjadi sorotan utama HMI Korkom Bosowa:

 

1. ​Lonjakan Harga BBM Non-Subsidi & Pelemahan Rupiah Pemerintah dinilai gagal menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang terus merosot. Dampak domino dari pelemahan kurs ini memicu kenaikan harga BBM non-subsidi, yang pada akhirnya mengerek naik harga bahan-bahan pokok di pasar.

Baca Juga :  4 Calon Ketua Umum BPP HIPMI Bertarung, BPD HIPMI SULSEL belabuh kemana?

2. ​Melambungnya Harga Bahan Pokok Kenaikan harga pangan membuat daya beli masyarakat menurun drastis. HMI menilai pemerintah abai dalam melakukan kontrol pasar dan gagal memberikan jaminan kesejahteraan pangan bagi rakyat.

3. ​Pemborosan Anggaran Negara Di tengah jeritan ekonomi rakyat, HMI mengecam keras adanya pemborosan anggaran negara melalui program-program yang dinilai tidak mendesak dan tidak tepat sasaran, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa (Kopdes), hingga Sekolah Rakyat. Anggaran fantastis tersebut dinilai lebih bersifat politis ketimbang solutif untuk mengentaskan kemiskinan struktural.

Baca Juga :  Instruksi PDI-P terkait MBG berbanding terbalik Di SUL-SEL.

 

​”Aksi hari ini adalah alarm awal. Kita melihat realitas di mana rupiah melemah, harga barang pokok meroket, tetapi di sisi lain pemerintah justru asyik menghamburkan anggaran untuk program-program yang tidak menyentuh akar masalah riil masyarakat,” ujar Jenderal Lapangan aksi dalam orasinya.

 

Aksi prakondisi yang berlangsung di depan kampus universitas bosowa ini berjalan dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Massa aksi menegaskan bahwa HMI Korkom Bosowa akan mengonsolidasikan kembali terkait isu-isu nasional untuk menggelar aksi lanjutan.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Layanan Publik Digital Antar Wali Kota Appi Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026
GARIK Desak Kapolda Sulsel Usut Tuntas Jaringan Kosmetik Ilegal Indikasi BPOM Tempel
DPD KNPI Kota Makassar Gelar Panggung Aspirasi
Sikapi Isu Nasional, KNPI Kota Makassar Gelar Panggung Aspirasi
MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka Menang RI, Appi: Ribuan Tamu Jadi Mesin Penggerak Ekonomi
Dari Sampah Menjadi Cerita, Dari Cerita Menjadi Karya: Mahasiswa PPG UMS Rappang Dorong Literasi Hijau di SMPN 1 Watang Pulu
Makassar Tuan Rumah, Wali Kota Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional
Refleksi Agustus 2025, BEM FISEH UCM Ajak Mahasiswa Tidak Terprovokasi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:41 WITA

GARIK Desak Kapolda Sulsel Usut Tuntas Jaringan Kosmetik Ilegal Indikasi BPOM Tempel

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:10 WITA

DPD KNPI Kota Makassar Gelar Panggung Aspirasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:57 WITA

Sikapi Isu Nasional, KNPI Kota Makassar Gelar Panggung Aspirasi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:30 WITA

MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka Menang RI, Appi: Ribuan Tamu Jadi Mesin Penggerak Ekonomi

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:50 WITA

Dari Sampah Menjadi Cerita, Dari Cerita Menjadi Karya: Mahasiswa PPG UMS Rappang Dorong Literasi Hijau di SMPN 1 Watang Pulu

Berita Terbaru