Abdul Faisal, Aktivis Muda Kota Makassar, menilai Menteri Kordinator Bidang Perdagangan Republik Indonesia tidak tepat memberikan komentar mengenai kebijakan energi di Kota Makassar.

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, TEMUKATA.COM — Abdul Faisal, Aktivis Muda Kota Makassar, menilai Menteri Kordinator Budang Perdagangan Republik Indonesia tidak tepat memberikan komentar mengenai kebijakan energi di Kota Makassar

Menurut Abdul Faisal, persoalan energi, termasuk pemanfaatan energi yang berasal dari pengelolaan sampah, merupakan isu teknis yang berada dalam kewenangan kementerian dan lembaga yang membidangi sektor energi, lingkungan hidup, serta pemerintah daerah. Oleh karena itu, setiap pejabat publik diharapkan memberikan pandangan sesuai dengan tugas dan kewenangannya agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  DPD KNPI Kota Makassar Gelar Rapat Pleno

Ini Makassar Bung, setiap Kebijakan tidak akan mudah untuk dijalankan, butuh kajian mendalam dan penyesuaian antara masyarakat kota Makassar dan Program pemerintah Pusat. Menteri Perdagangan sama sekali tidak memahami Kondisi dan Situasi di Kota Makassar sehingga tanpa berpikir Rasional memberikan Komentar “Kalau Tidak Selesai Dalam Waktu 2 Minggu, Maka Akan Diserahkan ke Gubernur”.

Baca Juga :  Sinergi Membangun Daerah, Universitas Famika dan Pemda Kab. Enrekang Resmi Jalin Kerjasama Strategeis

Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat sebaiknya memberikan ruang kepada pemerintah daerah untuk mengembangkan inovasi pengelolaan sampah dan energi dengan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku serta melalui koordinasi dengan instansi teknis yang berwenang.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imbauan Ketua KNPI Makassar di Tengah Kabut Asap: Kesehatan Harus Jadi Utama
Mantan Sekretaris PSI Makassar Ikuti Langkah APPI ke Demokrat
Matador kecam narasi tawuran kapolrestabes makassar: jangan kaburkan kematian akmal, kadispora juga harus dievaluasi!
Hanura Makassar Bidik satu kursi Fraksi, Irmawati Sila Optimis Raih 5 Kursi
HUT TNI ke-81, Yonif 725/Woroagi Makan Bersama Warga Papua
Usai Putusan MK Soal Syarat Pendidikan, Aktivis Pemuda Serukan semua Sekolah Turunkan Foto Gibran 
Munafri Arifuddin Mundur, Suara Muda Golkar Makassar Menggema: Andi Nurhaldin NH Didorong Pimpin Partai Golkar Makassar*   
Polemik THM MYE Makassar, Ketum Matador : Jangankan Penjara, Nyawapun ku pertaruhkan untuk Agamaku ! LGBT Haram di tanah Daeng 

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Imbauan Ketua KNPI Makassar di Tengah Kabut Asap: Kesehatan Harus Jadi Utama

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:03 WITA

Mantan Sekretaris PSI Makassar Ikuti Langkah APPI ke Demokrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:42 WITA

Matador kecam narasi tawuran kapolrestabes makassar: jangan kaburkan kematian akmal, kadispora juga harus dievaluasi!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:49 WITA

Hanura Makassar Bidik satu kursi Fraksi, Irmawati Sila Optimis Raih 5 Kursi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:12 WITA

HUT TNI ke-81, Yonif 725/Woroagi Makan Bersama Warga Papua

Berita Terbaru