Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah   

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMUKATA.COM,MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program beasiswa untuk siswa dari kalangan keluarga kurang mampu sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.

 

Program melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlanjutan pendidikan anak, di tengah maraknya tawuran antarkelompok yang melibatkan kalangan anak muda.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan beasiswa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut diperuntukkan bagi siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

“Ini bentuk perhatian Pemerintah Kota dari Pak Wali Kota untuk siswa SD dan untuk SMP di Makassar,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).

 

Melalui bantuan pendidikan tersebut, Pemkot Makassar ingin memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk terus bersekolah.

 

Akses pendidikan yang lebih baik diharapkan menjadi salah satu langkah preventif dalam membangun generasi muda yang produktif dan terhindar dari aktivitas negatif.

Baca Juga :  Temuan Sidak DPRD Makassar: Kawasan Megah Green River View GMTD Absen Rumah Ibadah dan Bermasalah Air

 

Dengan kuota tersebut, total penerima beasiswa dari Pemkot Makassar diperkirakan mencapai 400 siswa, terdiri dari siswa SD 200 orang dan SMP 200 orang.

 

“Program ini juga menjadi alternatif bagi siswa yang belum memperoleh bantuan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dari pemerintah pusat,” tutur Achi.

 

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, memperluas kesempatan bagi generasi muda, dan menciptakan lingkungan sosial yang lebih aman serta kondusif di Kota Makassar.

 

Lebih lanjut Achi menjelaskan, pemerintah Kota turut mengoptimalkan pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan bantuan pendidikan dapat menjangkau siswa yang memenuhi kriteria.

 

Menurutnya, data DTSEN perlu dipadukan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) agar proses verifikasi dan validasi calon penerima berjalan tepat sasaran.

 

Orang tua siswa yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi operator sekolah masing-masing dengan membawa data yang valid untuk diperiksa dan disesuaikan dengan data pendidikan.

Baca Juga :  Puluhan Tahun Sulit Diakses, Pemkot Makassar Bangun Jalan Romang Tangayya Sepanjang 1 Kilometer

 

“Kalau mereka tidak mendapatkan beasiswa Program Indonesia Pintar, bisa mengakses beasiswa Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan. Tinggal kami memadukan data DTSEN dengan data di Dapodik,” jelasnya.

 

Selain beasiswa dari APBD, Achi menyebut kuota penerima PIP bagi siswa di Kota Makassar pada tahun 2026 mencapai sekitar 10.000 orang, mulai jenjang SD hingga SMA.

 

Penerima PIP diprioritaskan bagi siswa yang masuk kategori desil 1 sampai desil 5, sesuai kriteria program.

 

Besaran bantuannya berbeda berdasarkan jenjang pendidikan, yakni Rp450 ribu untuk siswa SD, Rp750 ribu untuk SMP, serta Rp1,8 juta untuk SMA per tahun.

 

Sementara itu, mekanisme dan ketentuan lebih lanjut terkait beasiswa yang bersumber dari APBD Kota Makassar masih dalam proses, seiring berlangsungnya validasi data calon penerima.

 

“Kita berharap melalui perluasan akses bantuan pendidikan ini, semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu yang dapat melanjutkan sekolah tanpa terbebani persoalan ekonomi,” harpanya. (*)

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Munaqasyah FKTPQ Makassar: Wali Kota Appi Tekankan Pentingnya Lahirkan Generasi Berakhlak Mulia
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pembukaan Bali Tech Week 2026  
Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK Paruh Waktu, Appi: Bentuk Perhatian Pemkot dan Cegah Pengangguran
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Ajak Kepala Daerah Jelajahi Kekayaan Wisata dan Kuliner Makassar
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Welcome Dinner dan Rembuk Kebudayaan APEKSI 2026
Cegah Perang Kelompok, Appi: FORKOT Jadi Wadah Positif bagi Pemuda Makassar  
Kolaborasi RSUD Daya–RSGM Unhas, Warga Bisa Akses Operasi Celah Bibir Gratis
Wali Kota Makassar Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Bergerak Siapkan Solusi Konkret

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:29 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah   

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:28 WITA

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pembukaan Bali Tech Week 2026  

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:06 WITA

Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK Paruh Waktu, Appi: Bentuk Perhatian Pemkot dan Cegah Pengangguran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:24 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Ajak Kepala Daerah Jelajahi Kekayaan Wisata dan Kuliner Makassar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:19 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Welcome Dinner dan Rembuk Kebudayaan APEKSI 2026

Berita Terbaru