Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan dan rupiah melemah, Sampai Kapan?

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa hanya bisa memberi harapan manis kepada publik saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan dan rupiah melemah menjadi Rp18 ribu lebih per dolar.

Dia bilang tak menyiapkan intervensi khusus untuk menghadapi tekanan itu, toh, katanya, fundamental ekonomi yang kuat bisa menjadi andalan untuk menopang pergerakan IHSG.

“Kalau dari saya sih nggak ada (intervensi). Yang penting adalah saya jelaskan bahwa fondasi ekonomi kita bagus dan akan membaik terus. Itu harusnya menjadi landasan ke penilaian harga saham,” kata Purbaya saat dikonfirmasi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

IHSG terus terkoreksi tajam pada perdagangan Kamis dengan penurunan lebih dari 4 persen.
Padahal sebelumnya, Purbaya sama optimisnya dengan hari ini, bahwa IHSG mampu berbalik menguat didukung oleh solidnya fundamental perekonomian.

Baca Juga :  Politisi senior Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menerima surat diskresi dari Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel)

Ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/6), Purbaya menyebut berbagai indikator perekonomian bisa mendorong IHSG kembali bergerak positif.

Salah satunya yaitu inflasi pada Mei 2026 sebesar 3,08 persen secara tahunan (year on year/yoy) yang masih dalam rentang target Bank Indonesia 2,5 plus minus 1 persen.

Selain itu, penerimaan pajak tercatat mencapai Rp646,3 triliun per 30 April 2026, tumbuh sebesar 16,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Dia menilai gejolak IHSG saat ini bersifat kekhawatiran jangka pendek, yang dipengaruhi oleh isu-isu negatif di dalam negeri. Dia pun memastikan bakal menjaga kinerja
perekonomian sekaligus sentimen pasar tetap stabil.

Baca Juga :  Rapat Pleno KNPI Sulsel: Merapatkan Barisan, Meneguhkan Konsolidasi Menuju Kepemudaan yang Berdaulat

Per Kamis (4/6) pukul 10.02 WIB, IHSG tercatat melemah 246,14 poin atau 4,14 persen ke level 5.694,91.

Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana menilai koreksi tajam IHSG menunjukkan pasar sedang menghadapi krisis kepercayaan yang cukup serius.

Katanya, pelemahan pasar saham diperparah oleh sejumlah faktor domestik seperti kebijakan ekspor satu pintu serta berlanjutnya arus keluar dana asing yang menjadi faktor yang mendorong investor mengurangi investasinya pada aset berisiko di Indonesia.

Sumber : Era.id

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ilham Arif Sirajuddin Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua DPD I Golkar Sulsel
Ari Ashari Ilham Dukung Penuh Kesiapsiagaan Bencana, Makassar Dorong Sistem Tangguh
Kawal Program Astacita, Relawan EMUD Minta Pemerintah Libatkan Perempuan dalam Pembangunan
Di Bawah Binaan Sukma Rannu, Fitri Makassar dan Inayah Gowa Lolos ke D’Academy 8 Indosiar
Dapat Dukungan DPD AMPI Sulsel, IAS Makin kokoh di Golkar Sulsel
Surat DPP Terbit, Sekretaris SC Pastikan Musda XI Golkar Sulsel Digelar 18 Juli
Total 22 Rekomendasi, IAS Makin Kuat Pimpin Golkar Sulsel
Genjot Legalitas UMKM, Pemkab Bulukumba Tempatkan Tenaga Pendamping Perizinan di 10 Kecamatan

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:06 WITA

Ilham Arif Sirajuddin Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua DPD I Golkar Sulsel

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:37 WITA

Ari Ashari Ilham Dukung Penuh Kesiapsiagaan Bencana, Makassar Dorong Sistem Tangguh

Senin, 13 Juli 2026 - 15:47 WITA

Kawal Program Astacita, Relawan EMUD Minta Pemerintah Libatkan Perempuan dalam Pembangunan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:18 WITA

Di Bawah Binaan Sukma Rannu, Fitri Makassar dan Inayah Gowa Lolos ke D’Academy 8 Indosiar

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:46 WITA

Dapat Dukungan DPD AMPI Sulsel, IAS Makin kokoh di Golkar Sulsel

Berita Terbaru