MAKASSAR, Temukata.com – Gelombang dukungan dari tingkat daerah untuk Ilham Arief Sirajuddin (IAS) terus mengalir deras menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada Juli ini. IAS dinilai sebagai figur yang paling tepat untuk mengembalikan kejayaan partai berlambang pohon beringin tersebut di Sulawesi Selatan.
Teranyar, mantan Wali Kota Makassar dua periode tersebut menerima langsung pernyataan dukungan resmi dari empat DPD II sekaligus pada Minggu (5/7/2026). Keempat wilayah tersebut meliputi Kota Parepare, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Luwu Utara, dan Kabupaten Kepulauan Selayar. Masuknya empat daerah ini semakin memperkuat posisi tawar IAS dalam bursa pemilihan ketua komando tertinggi Golkar di Sulsel.
M. Ilyas, salah satu kader senior Golkar Sulsel yang turut mendampingi IAS saat menerima perwakilan daerah, menegaskan bahwa dukungan ini murni lahir dari aspirasi arus bawah. Menurutnya, penyerahan dukungan tertulis dari pengurus tingkat kabupaten dan kota tersebut merupakan wujud nyata keinginan organisasi agar Golkar Sulsel dipimpin oleh sosok yang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat dan mengakar.
“Betul hari ini, Pak IAS menerima langsung dukungan dari empat DPD II. Dukungan ini adalah bentuk penegasan dan keinginan solid dari rekan-rekan di daerah yang berharap penuh agar Pak IAS bersedia memimpin DPD I Golkar Sulsel ke depan,” ungkap Ilyas saat memberikan keterangan kepada awak media di Makassar.
Lebih lanjut, Ilyas memaparkan bahwa ada kerinduan yang mendalam dari para kader di tingkat basis untuk melihat Golkar Sulsel kembali mendominasi peta politik lokal seperti masa-masa sebelumnya. IAS dianggap memiliki kapasitas dan jaringan yang mumpuni untuk melakukan konsolidasi total. Alasan kejayaan partai yang harus segera direbut kembali ini menjadi pemantik utama mengapa dukungan dari DPD II terus berdatangan tanpa bendung.
Kondisi tersebut, lanjut Ilyas, juga sangat sejalan dengan visi jangka panjang yang dicanangkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam beberapa kesempatan sebelumnya memang menitipkan pesan strategis kepada IAS untuk fokus pada pengembalian marwah dan kekuatan elektoral Partai Golkar di kawasan Indonesia Timur, khususnya di Sulawesi Selatan.
Dampak dari masifnya pergerakan ini membuat konstelasi politik internal menjelang Musda Golkar Sulsel kian mengerucut. Hingga saat ini, IAS tercatat telah mengantongi rekomendasi diskresi dari DPP Partai Golkar. Tidak hanya itu, modal politiknya kian kokoh setelah berhasil mengamankan total 22 rekomendasi dukungan, yang terdiri dari gabungan DPD II tingkat kabupaten/kota serta sejumlah organisasi sayap resmi Partai Golkar.
Dengan peta kekuatan yang ada sekarang, posisi IAS di atas kertas menjadi salah satu kandidat paling unggul dalam kontestasi Musda mendatang. Meski demikian, dinamika politik intra-partai menjelang pelaksanaan Musda diprediksi akan tetap cair dan menarik perhatian publik nasional, mengingat posisi Sulawesi Selatan yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung suara tradisional terbesar bagi Partai Golkar di Indonesia.





