Nasaruddin Umar : Imam Masjid Pegang Peran Strategis Bangun Peradaban Umat

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya peran imam masjid sebagai penjaga nilai-nilai keislaman yang moderat dan pembawa pesan perdamaian di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri rangkaian kegiatan yang digelar Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) di Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar, Minggu (14/6/2026).

Dalam sambutannya, Nazaruddin Umar menjelaskan bahwa imam memiliki posisi yang sangat mulia dalam kehidupan umat Islam. Menurutnya, imam merupakan perantara yang membimbing hubungan spiritual antara manusia dengan Tuhannya, sementara masjid menjadi titik pertemuan antara manusia dengan Sang Pencipta.

“Imam adalah moderator atau perantara manusia dengan Tuhannya, sementara masjid adalah meeting point pertemuan manusia dengan Tuhannya,” ujarnya.

Ia juga mengutip sejumlah pandangan ulama mengenai keutamaan menjadi imam masjid. Salah satunya menyebutkan bahwa seorang imam yang secara istiqamah memimpin salat selama sembilan tahun tanpa terputus akan memperoleh jaminan kemuliaan di sisi Allah SWT.

Baca Juga :  BEM FISEH UCM Gelar Aksi " Merah Putih Dalam Krisis ; Selamatkan Pendidikan Ekonomi dan Demokrasi Indonesia

Karena itu, Menag mengajak para imam untuk terus menjaga dedikasi dan keikhlasan dalam mengemban amanah membimbing umat.

Nasaruddin Umar mengapresiasi langkah IPIM yang terus memperkuat jaringan dan kapasitas imam masjid di berbagai daerah.

Menurutnya, konsolidasi imam masjid telah dilakukan di sejumlah wilayah Indonesia, mulai dari Sulawesi, Sumatera, Kalimantan hingga Jawa Timur.

“Hari ini kita mengumpulkan seluruh pengurus IPIM sampai tingkat kelurahan dan desa. Kami juga berterima kasih kepada pengurus wilayah IPIM Sulawesi Selatan yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat peran imam dalam membangun masyarakat yang damai, moderat, dan berkeadaban.

Menag juga menaruh harapan besar terhadap agenda pertemuan imam yang akan terus dilaksanakan di berbagai daerah sebagai langkah memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan dunia Islam.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat peradaban Islam modern yang menghadirkan wajah Islam yang ramah, inklusif, dan penuh kasih sayang.

Baca Juga :  Geruduk Kejati Sulsel, Mahasiswa dan Rakyat bersatu pertanyakan integritas penanganan kasus Fee Rp. 6 M Sabbang - Tallang Kab. Luwu Utara

“Indonesia akan tampil sebagai pusat peradaban dunia Islam modern. Kita ingin menunjukkan bagaimana Islam mengajarkan cinta, kedamaian, dan kemanusiaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pemahaman Islam yang mencerahkan sekaligus memperbaiki berbagai stigma negatif terhadap Islam yang berkembang di sejumlah belahan dunia.

“Kita ingin tampil sebagai pembawa pencerahan. Indonesia hadir untuk memperlihatkan wajah Islam yang damai, moderat, dan membawa rahmat bagi seluruh alam.

Islam tidak boleh dipahami sebagai agama yang keras, tetapi agama yang menghadirkan kedamaian dan kasih sayang,” pungkasnya.

Kegiatan yang digelar IPIM tersebut dihadiri para imam masjid, tokoh agama, akademisi, serta berbagai unsur masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat peran masjid dan imam dalam membangun harmoni sosial, moderasi beragama, dan perdamaian.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi di Kejati Sulsel, FORMAK LUTIM Tagih Penuntasan Sejumlah Dugaan Korupsi di Luwu Timur
Politisi Golkar Palopo Sebut IAS Figur Pemersatu
Tri Sulkarnain Ahmad Awasi Layanan Kependudukan Disdukcapil Makassar
Politisi senior Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menerima surat diskresi dari Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel)
Sikapi Keterpurukan Ekonomi di Era Pemerintahan Prabowo-Gibran, HMI Korkom Bosowa Gelar Aksi Prakondisi di Jalan Urip Sumoharjo
HMI SULSEL SERAHKAN PAKTA INTEGRITAS KE KEJATI, TEGASKAN KOMITMEN AWAL KAWAL PEMBERANTASAN KORUPSI DI SULAWESI SELATAN
HMI BADKO SULSEL: TOLAK KETERLIBATAN PARTAI POLITIK DALAM PROGRAM MBG, DPRD DIMINTA PERKETAT PENGAWASAN
DPC Perempuan Indonesia Maju Kota Parepare dan Bawaslu Kota Parepare Tandatangani MOU, Perkuat Edukasi Pengawasan Partisipasi

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:11 WITA

Aksi di Kejati Sulsel, FORMAK LUTIM Tagih Penuntasan Sejumlah Dugaan Korupsi di Luwu Timur

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:10 WITA

Politisi Golkar Palopo Sebut IAS Figur Pemersatu

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:54 WITA

Tri Sulkarnain Ahmad Awasi Layanan Kependudukan Disdukcapil Makassar

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:54 WITA

Politisi senior Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menerima surat diskresi dari Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel)

Senin, 22 Juni 2026 - 22:22 WITA

Sikapi Keterpurukan Ekonomi di Era Pemerintahan Prabowo-Gibran, HMI Korkom Bosowa Gelar Aksi Prakondisi di Jalan Urip Sumoharjo

Berita Terbaru

Nasional

Politisi Golkar Palopo Sebut IAS Figur Pemersatu

Jumat, 26 Jun 2026 - 22:10 WITA