Politisi senior Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menerima surat diskresi dari Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel)

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan hak istimewa itu membuat persaingan perebut kursi kepemimpinan partai berlambang beringin di tingkat provinsi semakin mengerucut.

“Sore ini diserahkan diskresi di DPP,” kata sumber internal saat memberikan konfirmasi mengenai agenda penyerahan surat keputusan tersebut di Kantor DPP Golkar, Rabu (24/06/2026).

Penyerahan diskresi ini diputuskan usai pertemuan intensif antara Ketum Bahlil, Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel Muhidin M Said, dan IAS pada Selasa (23/6/2026) malam. Pemberian hak prerogatif ini diambil agar mantan Wali Kota Makassar dua periode tersebut dapat mendaftarkan diri secara resmi dalam forum musyawarah daerah.

Setelah surat keputusan resmi diserahkan, jajaran pengurus pusat dan daerah akan langsung mematangkan persiapan teknis pelaksanaan Musda. Pelaksanaan Musda DPD I Golkar Sulsel sendiri direncanakan bergulir pada awal Juli 2026 mendatang.

Baca Juga :  HUT TNI ke-81, Yonif 725/Woroagi Makan Bersama Warga Papua

“Untuk jadwal Musda-nya awal Juli,” ungkap sumber tersebut.
Untuk diketahui, kabar mengenai penerbitan hak istimewa dari Ketum Bahlil untuk IAS ini sebenarnya telah berembus sejak pertengahan Juni 2026. Informasi yang beredar di internal pengurus bahkan menyebutkan bahwa hak prerogatif tersebut sejatinya sudah mulai diproses sejak pertengahan Juni.

Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel Muhidin M Said sebelumnya masih enggan membeberkan secara terbuka mengenai sosok tunggal yang direstui oleh jajaran pengurus pusat. Dirinya hanya memberikan sinyal agar kepastian mengenai rekomendasi tersebut dikonfirmasi langsung kepada pihak yang bersangkutan.
“Tanyakan ke Pak Ilham,” singkat Muhidin saat dikonfirmasi Herald Sulsel, Kamis (18/6/2026).
Sementara itu, Plt Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulsel Arief Rosyid Hasan membenarkan bursa calon ketua masih mengerucut pada dua nama utama, yakni Andi Ina Kartika Sari dan IAS. Menurutnya, salah satu dari dua kandidat tersebut memegang surat diskresi dari Ketum Bahlil untuk menyiasati syarat dukungan formal.
“Iya, tidak berubah (Andi Ina dan IAS) sama seperti info sebelumnya,” tutur Arief, belum lama ini.
Dia menambahkan bahwa penerbitan diskresi itu menjadi langkah konstitusional organisasi demi menyelamatkan kepentingan taktis partai di tingkat regional. Mekanisme ini diambil lantaran dukungan dari DPD II Golkar kabupaten/kota untuk IAS dilaporkan tidak mencapai ambang batas minimal 30 persen.
“Dua kandidat akan bertarung, satu kandidat sepertinya akan memperoleh diskresi,” ucapnya. (bus)

Baca Juga :  RUU Perampasan Aset: Jangan Lagi Jadi Janji, Saatnya Menjadi Instrumen Hukum
Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imbauan Ketua KNPI Makassar di Tengah Kabut Asap: Kesehatan Harus Jadi Utama
Mantan Sekretaris PSI Makassar Ikuti Langkah APPI ke Demokrat
Matador kecam narasi tawuran kapolrestabes makassar: jangan kaburkan kematian akmal, kadispora juga harus dievaluasi!
Hanura Makassar Bidik satu kursi Fraksi, Irmawati Sila Optimis Raih 5 Kursi
HUT TNI ke-81, Yonif 725/Woroagi Makan Bersama Warga Papua
Usai Putusan MK Soal Syarat Pendidikan, Aktivis Pemuda Serukan semua Sekolah Turunkan Foto Gibran 
Munafri Arifuddin Mundur, Suara Muda Golkar Makassar Menggema: Andi Nurhaldin NH Didorong Pimpin Partai Golkar Makassar*   
Polemik THM MYE Makassar, Ketum Matador : Jangankan Penjara, Nyawapun ku pertaruhkan untuk Agamaku ! LGBT Haram di tanah Daeng 

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Imbauan Ketua KNPI Makassar di Tengah Kabut Asap: Kesehatan Harus Jadi Utama

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:03 WITA

Mantan Sekretaris PSI Makassar Ikuti Langkah APPI ke Demokrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:42 WITA

Matador kecam narasi tawuran kapolrestabes makassar: jangan kaburkan kematian akmal, kadispora juga harus dievaluasi!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:49 WITA

Hanura Makassar Bidik satu kursi Fraksi, Irmawati Sila Optimis Raih 5 Kursi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:12 WITA

HUT TNI ke-81, Yonif 725/Woroagi Makan Bersama Warga Papua

Berita Terbaru