MAKASSAR – Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Pleno dalam suasana penuh kebersamaan namun tetap tajam dan berwawasan, Kamis (2/7/2026) malam.
Bertempat di Red Corner Kota Makassar sejak pukul 20.00 hingga 23.00 Wita, pertemuan ini dipimpin langsung oleh Ketua KNPI Sulsel Hj. Vonny Amelia Suardi bersama jajaran Pengurus Harian, guna merajut kembali keutuhan barisan organisasi di tengah dinamika kepengurusan di tingkat kabupaten/kota.
Agenda utama yang menjadi fokus utama rapat ini adalah penataan kepengurusan di daerah-daerah yang masa baktinya telah berakhir. Pengurus demisioner baik dari jajaran yang dipimpin Nurkanita maupun dari barisan pimpinan Suharman Batara, sepakat untuk menyatukan langkah dan masuk dalam satu barisan kepemimpinan Hj. Vonny Amelia Suardi. Konsolidasi ini menjadi tonggak penting untuk mewujudkan kesatuan arah gerak KNPI se-Sulawesi Selatan, sehingga tidak ada lagi perpecahan atau keraguan dalam melangkah bersama.
Selain hal tersebut, rapat juga telah menetapkan kesepakatan mengenai waktu dan tempat pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakeda) KNPI Sulawesi Selatan selanjutnya.
Dalam arahannya, Ketua KNPI Sulsel Hj. Vonny Amelia Suardi menegaskan bahwa setiap langkah perjuangan kepemudaan haruslah direncanakan secara terukur, bijaksana, dan berpijak pada kepentingan bersama. “Kita tidak boleh melangkah sembarangan. Setiap keputusan yang diambil haruslah matang, berakal budi, dan senantiasa menjaga keutuhan hubungan dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur tercinta Bapak Sudirman Sulaiman beserta Wakil Gubernur Ibu Fatmawati Rusdi,” ujarnya dengan tegas.
Vonny menegaskan, keberpihakan KNPI adalah untuk senantiasa beriringan dan bersinergi penuh dengan pemerintah, guna mempercepat kemajuan dan pembangunan bidang kepemudaan di tanah kelahiran kita.
Mengenai sejumlah pembahasan lain yang belum sempat dibuka secara luas kepada publik, ia menjelaskan hal itu dilakukan demi kehati-hatian bersama. “Ada sejumlah hal yang masih menjadi pertimbangan mendalam bagi kepengurusan kami, agar tidak menimbulkan penafsiran ganda atau ketidakjelasan yang justru meresahkan kalangan pemuda se-Sulawesi Selatan,” jelasnya.
Di penghujung pertemuan, Vonny Amelia Suardi mengajak seluruh elemen pemuda untuk memantapkan hati bersatu dan berdaulat. “Hanya dengan persatuan yang kokoh dan kemandirian berpikir yang berlandaskan kecerdasan, pemuda Sulawesi Selatan akan tumbuh menjadi kekuatan yang tangguh, berwawasan luas, dan mampu membawa perubahan bermartabat,” tutupnya.
Rapat pleno berlangsung dengan suasana tertib, penuh kearifan, dan menghasilkan kesepahaman yang kuat demi tegaknya satu arah gerak KNPI Sulawesi Selatan.





