12 Mahasiswa KKN Unhas Kecelakaan di Bantaeng, 3 Dirawat

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Mahasiswa KKN Unhas Mengalami Kecelakaan di Kabupaten Bantaeng, Kamis (13/08/2026)

Foto : Mahasiswa KKN Unhas Mengalami Kecelakaan di Kabupaten Bantaeng, Kamis (13/08/2026)

BANTAENG, TEMUKATA.COM – Sebanyak 12 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kecelakaan terjadi saat para mahasiswa dalam perjalanan kembali ke posko masing-masing.

Peristiwa itu terjadi di perbatasan Desa Bonto Lojong dan Desa Kayu Loe, Kecamatan Ulu Ere, Bantaeng, Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.

Kecelakaan tersebut viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun TikTok Princes Vina, terlihat sebuah mobil pikap mengalami kerusakan parah hingga bagian depan kendaraan ringsek. Sejumlah warga dan mahasiswa KKN tampak membantu mengevakuasi kendaraan tersebut.

Dalam video lainnya, terlihat ambulans dari Rumah Sakit Bantaeng berada di lokasi untuk mengevakuasi sejumlah korban yang disebut terjatuh di sekitar pinggir jurang.

Baca Juga :  Wanita di Makassar Lapor ke Kemenhaj Usai Gagal Berangkat Haji, Ngaku Rugi Rp270 Juta

Kasubdit Humas dan Dokumentasi Unhas Ishaq Rahman membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan mahasiswa KKN Unhas tersebut.

“Selepas kegiatan penutupan KKN yang dirangkaikan dengan penghijauan serentak di lokasi Pinus Rombeng, Desa Bonto Lojong, Kabupaten Bantaeng, mahasiswa kembali ke posko masing-masing,” kata Ishaq saat dikonfirmasi, Kamis (13/08/2026) malam.

Ishaq mengatakan satu kendaraan yang ditumpangi 12 mahasiswa dari Posko Kayu Loe mengalami kecelakaan tunggal dalam perjalanan pulang.

“Dalam perjalanan pulang, satu kendaraan yang berisi 12 mahasiswa dari Posko Kayu Loe mengalami kecelakaan tunggal,” ujarnya.

Menurut Ishaq, kecelakaan diduga terjadi setelah kendaraan mengalami rem blong. Kendaraan yang digunakan merupakan mobil pikap dengan bak terbuka.

Baca Juga :  Weekend Trip Kodingareng Dorong Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Pulau

“Mobil pikap open cap, rem blong. Pengemudi juga mahasiswa sengaja menabrakkan kendaraan ke pohon untuk menghindari kecepatan tinggi masuk jurang,” jelasnya.

Dari 12 mahasiswa yang berada di dalam kendaraan tersebut, lima orang dalam kondisi sehat dan stabil. Sementara empat mahasiswa mengalami cedera ringan dan masih menjalani observasi sebelum diperbolehkan pulang.

“Empat cedera ringan dan dalam observasi kemudian bisa dipulangkan, tiga orang rawat inap untuk observasi lanjut,” kata Ishaq.

Saat ini seluruh korban telah berada di Rumah Sakit Bantaeng untuk mendapatkan penanganan medis. Mereka didampingi pembimbing KKN Unhas sembari menunggu keluarga masing-masing. Ishaq memastikan pihak kampus terus memantau kondisi para mahasiswa yang menjadi korban kecelakaan tersebut.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Turis Mancanegara Antusias Ikuti Prosesi Annyorong Lopi, Pinisi Bulukumba Siap Berlayar ke Labuan Bajo
Peringati Hari Kebudayaan Nasional, The Legend 120 Mengajak Pemuda Makassar: Hentikan Perang Kelompok, Bumikan Siri’ Na Pacce!
Road to Give 2026 di Makassar : Lari 10K Sekaligus Galang Bantuan Air Bersih
HUT TNI ke-81, Yonif 725/Woroagi Makan Bersama Warga Papua
Dugaan Ada Penggelapan Pajak PT Catur, Praktisi Hukum Desak Kejati Sulsel Turun Tangan
IKA ISMEI Sulselbartra Tantang Kapolda Sulsel Baru, Penanganan Konkrit Perang Kelompok di Makassar
Diduga Belum Terverifikasi di SPIONAM, Aktivitas Angkut Ore Nikel di Jetty PT AMI Disorot HMI Kolaka
DPO Narkoba Meninggal Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Copot Kapolda Sulsel

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:12 WITA

Turis Mancanegara Antusias Ikuti Prosesi Annyorong Lopi, Pinisi Bulukumba Siap Berlayar ke Labuan Bajo

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:26 WITA

Peringati Hari Kebudayaan Nasional, The Legend 120 Mengajak Pemuda Makassar: Hentikan Perang Kelompok, Bumikan Siri’ Na Pacce!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:48 WITA

Road to Give 2026 di Makassar : Lari 10K Sekaligus Galang Bantuan Air Bersih

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:12 WITA

HUT TNI ke-81, Yonif 725/Woroagi Makan Bersama Warga Papua

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Dugaan Ada Penggelapan Pajak PT Catur, Praktisi Hukum Desak Kejati Sulsel Turun Tangan

Berita Terbaru