BANTAENG, TEMUKATA.COM – Sebanyak 12 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kecelakaan terjadi saat para mahasiswa dalam perjalanan kembali ke posko masing-masing.
Peristiwa itu terjadi di perbatasan Desa Bonto Lojong dan Desa Kayu Loe, Kecamatan Ulu Ere, Bantaeng, Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.
Kecelakaan tersebut viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun TikTok Princes Vina, terlihat sebuah mobil pikap mengalami kerusakan parah hingga bagian depan kendaraan ringsek. Sejumlah warga dan mahasiswa KKN tampak membantu mengevakuasi kendaraan tersebut.
Dalam video lainnya, terlihat ambulans dari Rumah Sakit Bantaeng berada di lokasi untuk mengevakuasi sejumlah korban yang disebut terjatuh di sekitar pinggir jurang.
Kasubdit Humas dan Dokumentasi Unhas Ishaq Rahman membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan mahasiswa KKN Unhas tersebut.
“Selepas kegiatan penutupan KKN yang dirangkaikan dengan penghijauan serentak di lokasi Pinus Rombeng, Desa Bonto Lojong, Kabupaten Bantaeng, mahasiswa kembali ke posko masing-masing,” kata Ishaq saat dikonfirmasi, Kamis (13/08/2026) malam.
Ishaq mengatakan satu kendaraan yang ditumpangi 12 mahasiswa dari Posko Kayu Loe mengalami kecelakaan tunggal dalam perjalanan pulang.
“Dalam perjalanan pulang, satu kendaraan yang berisi 12 mahasiswa dari Posko Kayu Loe mengalami kecelakaan tunggal,” ujarnya.
Menurut Ishaq, kecelakaan diduga terjadi setelah kendaraan mengalami rem blong. Kendaraan yang digunakan merupakan mobil pikap dengan bak terbuka.
“Mobil pikap open cap, rem blong. Pengemudi juga mahasiswa sengaja menabrakkan kendaraan ke pohon untuk menghindari kecepatan tinggi masuk jurang,” jelasnya.
Dari 12 mahasiswa yang berada di dalam kendaraan tersebut, lima orang dalam kondisi sehat dan stabil. Sementara empat mahasiswa mengalami cedera ringan dan masih menjalani observasi sebelum diperbolehkan pulang.
“Empat cedera ringan dan dalam observasi kemudian bisa dipulangkan, tiga orang rawat inap untuk observasi lanjut,” kata Ishaq.
Saat ini seluruh korban telah berada di Rumah Sakit Bantaeng untuk mendapatkan penanganan medis. Mereka didampingi pembimbing KKN Unhas sembari menunggu keluarga masing-masing. Ishaq memastikan pihak kampus terus memantau kondisi para mahasiswa yang menjadi korban kecelakaan tersebut.








