2 Pengguna Jalan di Gowa Jadi Korban Penyerangan Oleh OTK

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 21:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

TEMUKATA.COM, GOWA- Dua pengguna jalan menjadi korban sabetan parang oleh orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Keduanya diserang saat berpapasan dengan sekelompok pengendara motor di Jalan Nuhung Dg Bani, Kelurahan Kalebajeng, Kecamatan Bajeng, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.

Kedua korban yakni Muh. Surya Ramadhani (16), seorang pelajar, dan Akmal (28), seorang sales roti. Keduanya mengalami luka terbuka akibat terkena sabetan senjata tajam.

Saksi bernama Dudi mengatakan dirinya melihat tiga orang berboncengan menggunakan sepeda motor melintas di lokasi. Mereka menggeber motor sebelum mengayunkan parang ke arah pengguna jalan yang sedang berpapasan.

Baca Juga :  Bentrok Ujung Bori Makassar, Massa Serang Polisi Pakai Busur hingga Molotov

“Saya lihat ada tiga orang naik motor sambil menggeber motornya, mereka juga membawa parang,” kata Dudi saat dikonfirmasi awak media.

Dudi menuturkan ketiga pelaku kemudian mengayunkan parang ke arah pengguna jalan. Sabetan tersebut mengenai Surya dan Akmal yang sedang melintas di lokasi kejadian.

“Parangnya diayunkan ke pengguna jalan yang berpapasan dan mengenai dua orang,” ujarnya.

Surya mengalami luka terbuka pada bahu kanan sepanjang sekitar 9 sentimeter. Sementara Akmal mengalami luka pada bagian punggung dengan panjang sekitar 8 sentimeter.

Kedua korban kemudian dibawa ke Puskesmas Bajeng sekitar pukul 17.05 Wita untuk mendapatkan penanganan medis. Surya mendapat 18 jahitan pada bahunya, sedangkan Akmal menerima 17 jahitan akibat luka yang dialaminya.

Baca Juga :  12 Mahasiswa KKN Unhas Kecelakaan di Bantaeng, 3 Dirawat

“Lukanya diobati di puskesmas. Surya mendapat 18 jahitan, sementara Akmal 17 jahitan,” ungkap Dudi.

Sementara itu, Kanit URC Polresta Gowa Ipda Aditya Pamungkas membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia mengatakan anggota kepolisian telah berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

“Anggota masih berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi,” kata Aditya saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2026) malam.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku. Motif penyerangan terhadap kedua pengguna jalan tersebut juga masih didalami.

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IJTI Sulsel Gelar Doa untuk 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Erupsi Krakatau
Bentrok Ujung Bori Makassar, Massa Serang Polisi Pakai Busur hingga Molotov
68 Pendaki Sempat Terjebak Kebakaran di Gunung Bulu Saukang Maros
Lapas Palopo Bantah Napi Kendalikan Narkoba: Sudah Digeledah, Tak Ditemukan Bukti
4 Hari Dicari, Korban Jatuh dari Kapal Jolloro di Sinjai Ditemukan Tewas
12 Mahasiswa KKN Unhas Kecelakaan di Bantaeng, 3 Dirawat
Kedokteran Forensik Polda Sulsel Identifikasi Jenazah Mitha yang Hilang 2 Tahun
Wanita di Makassar Lapor ke Kemenhaj Usai Gagal Berangkat Haji, Ngaku Rugi Rp270 Juta

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:48 WITA

IJTI Sulsel Gelar Doa untuk 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Erupsi Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 17:33 WITA

Bentrok Ujung Bori Makassar, Massa Serang Polisi Pakai Busur hingga Molotov

Senin, 7 September 2026 - 21:37 WITA

2 Pengguna Jalan di Gowa Jadi Korban Penyerangan Oleh OTK

Senin, 7 September 2026 - 11:45 WITA

68 Pendaki Sempat Terjebak Kebakaran di Gunung Bulu Saukang Maros

Sabtu, 5 September 2026 - 22:38 WITA

Lapas Palopo Bantah Napi Kendalikan Narkoba: Sudah Digeledah, Tak Ditemukan Bukti

Berita Terbaru

Pemerintahan

KKG PJOK KOTA MAKASSAR SUKSES GELAR FOURFEO PICKLEBALL TAHUN 2026

Senin, 5 Okt 2026 - 09:33 WITA