Makassar Akselerasi Kota Cerdas: Dari Integrasi Lontara+ Hingga Pemanfaatan Artificial Intelligence

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temukata.Com, Banyuwangi — Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan di kancah regional. Langkah strategis tersebut dipaparkan langsung oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, saat menghadiri forum internasional The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting 2026 yang berlangsung di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin (20/7/2026). Dalam perhelatan yang diselenggarakan selama dua hari pada 20–21 Juli 2026 tersebut, Wawali Makassar didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Muh Roem.
Forum bergengsi tingkat regional ini mempertemukan para delegasi dari negara-negara anggota ASEAN, perwakilan kota-kota yang tergabung dalam jaringan ASCN, serta pejabat dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Pertemuan tahunan ini dirancang sebagai wadah strategis untuk berbagi praktik terbaik (best practices), mendiskusikan tantangan perkotaan modern, serta memperkuat jejaring kolaborasi lintas negara guna mewujudkan pembangunan kota cerdas yang adaptif dan merata di kawasan Asia Tenggara.
Dalam sesi paparannya, Aliyah Mustika Ilham menguraikan rekam jejak perjalanan transformasi digital di Kota Makassar yang diawali dari keberhasilan pelaksanaan program Smart Health Care pada periode 2023–2025. Inovasi di sektor kesehatan tersebut dinilai berhasil memperluas keterjangkauan masyarakat terhadap layanan telemedicine, mempercepat penanganan kondisi darurat medis, serta menyediakan integrasi layanan kesehatan digital yang kini secara bertahap dimasukkan ke dalam platform ekosistem utama daerah, Lontara+ Super App.
Aliyah menekankan bahwa esensi utama dari pembangunan smart city terletak pada dampak nyata yang dirasakan langsung oleh warga, bukan sekadar adopsi teknologi mutakhir. Filosofi tersebut mendasari integrasi seluruh layanan publik ke dalam satu pintu platform digital agar tata kelola pemerintahan menjadi lebih transparan, responsif, dan mudah diakses. Prinsip inklusivitas ini sejalan dengan kerangka kerja pembangunan kota cerdas global yang kerap menekankan pentingnya pendekatan berpusat pada manusia (human-centric smart city).
Saat ini, Pemerintah Kota Makassar tengah memfokuskan pengembangan lima inisiatif strategis smart city yang saling menopang. Kelima program prioritas tersebut meliputi Lontara+ Super App, Makassar Creative Hub, Makassar Incubator Center, City Security Surveillance and Command Center, serta pembangunan Stadion Internasional. Inisiatif terpadu ini dirancang menjadi pilar utama yang menghubungkan berbagai pilar pembangunan, mulai dari pelayanan publik digital, pemberdayaan ekonomi wirausaha, keamanan ketertiban masyarakat, hingga penyediaan infrastruktur perkotaan modern.
Peta jalan pengembangan Lontara+ Super App sendiri terus diperluas secara bertahap. Mulai tahun 2026, platform terpadu ini mengintegrasikan beragam sektor pelayanan publik, mencakup administrasi kependudukan, perizinan usaha, perpajakan daerah, basis data profil warga, layanan kesehatan dasar, manajemen penanggulangan bencana, sistem transportasi pintar, sektor pariwisata, hingga saluran bantuan hukum. Langkah penyatuan layanan ini terbukti mendapat sambutan positif; sejak pertama kali diluncurkan pada Juli 2025, Lontara+ telah mencatatkan lebih dari 4,3 juta akses layanan dan berhasil memproses serta menyelesaikan lebih dari 20 ribu laporan pengaduan warga.
Di samping penguatan sistem pelayanan umum, Pemkot Makassar juga menaruh perhatian besar pada pengembangan ekosistem inovasi dan ekonomi kreatif melalui Makassar Creative Hub. Fasilitas ini didesain sebagai ruang kolaborasi multi-pihak (pentahelix) yang menghubungkan jajaran pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas lokal, media, hingga para investor. Sementara itu, untuk memperkuat ketahanan ekonomi warga, Makassar Incubator Center hadir memberikan pendampingan komprehensif bagi ribuan pelaku UMKM melalui program inkubasi bisnis, fasilitasi sertifikasi, pelatihan keterampilan, akses pembiayaan modal, hingga perluasan jaringan pasar.
Pada aspek keamanan dan keselamatan publik, Kota Makassar terus memodernisasi layanan Command Center 112. Pusat kendali ini memadukan penanganan panggilan darurat, pemantauan jaringan CCTV kota, dan koordinasi tanggap darurat antarinstansi secara real-time. Ke depan, infrastruktur pemantauan ini dirancang untuk dilengkapi dengan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) guna mendukung analisis prediktif potensi gangguan keamanan, deteksi insiden secara otomatis, serta pengambilan keputusan berbasis data yang presisi, dengan tetap memprioritaskan standar keamanan siber dan perlindungan data pribadi warga.
Menutup keterangannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak mungkin diraih secara terisolasi tanpa keterlibatan jejaring eksternal. Oleh karena itu, Kota Makassar secara terbuka mengundang kemitraan strategis melalui forum ASCN di berbagai bidang krusial, seperti pengembangan AI, big data, Internet of Things (IoT), digital twin, teknologi ramah lingkungan (green technology), hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Dalam forum yang sama, Kabupaten Banyuwangi selaku tuan rumah turut membagikan keberhasilan program Smart Kampung, sebuah inovasi pelayanan publik tingkat desa yang diapresiasi sebagai salah satu model percontohan pembangunan inklusif di kawasan ASEAN.

Baca Juga :  DPD KNPI Kota Makassar Gelar Rapat Pleno
Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tuntutan Seumur Hidup, Jaksa Sebut Pembunuhan Notaris di Wonomulyo Berencana
Pemkot Makassar Hentikan Open Dumping TPA Tamangapa Mulai 1 Agustus 2026, Warga Wajib Pilah Sampah
Ilham Arif Sirajuddin Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua DPD I Golkar Sulsel
Ari Ashari Ilham Dukung Penuh Kesiapsiagaan Bencana, Makassar Dorong Sistem Tangguh
Kawal Program Astacita, Relawan EMUD Minta Pemerintah Libatkan Perempuan dalam Pembangunan
Di Bawah Binaan Sukma Rannu, Fitri Makassar dan Inayah Gowa Lolos ke D’Academy 8 Indosiar
Dapat Dukungan DPD AMPI Sulsel, IAS Makin kokoh di Golkar Sulsel
Surat DPP Terbit, Sekretaris SC Pastikan Musda XI Golkar Sulsel Digelar 18 Juli

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:04 WITA

Tuntutan Seumur Hidup, Jaksa Sebut Pembunuhan Notaris di Wonomulyo Berencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:51 WITA

Pemkot Makassar Hentikan Open Dumping TPA Tamangapa Mulai 1 Agustus 2026, Warga Wajib Pilah Sampah

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:44 WITA

Makassar Akselerasi Kota Cerdas: Dari Integrasi Lontara+ Hingga Pemanfaatan Artificial Intelligence

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:06 WITA

Ilham Arif Sirajuddin Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua DPD I Golkar Sulsel

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:37 WITA

Ari Ashari Ilham Dukung Penuh Kesiapsiagaan Bencana, Makassar Dorong Sistem Tangguh

Berita Terbaru