Intip Praktik Ekonomi Hijau PT Vale, Mahasiswa UNM Gali Ilmu Berkelanjutan Langsung dari Lapangan

Agenda ini dirancang khusus sebagai penguat mata kuliah Ekonomi Sumber Daya Alam (SDA) dan Lingkungan, serta Ekonomi Sumber Daya Manusia (SDM).

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Intip Praktik Ekonomi Hijau PT Vale, Mahasiswa UNM Gali Ilmu Berkelanjutan Langsung dari Lapangan. (Foto: Ist)

Intip Praktik Ekonomi Hijau PT Vale, Mahasiswa UNM Gali Ilmu Berkelanjutan Langsung dari Lapangan. (Foto: Ist)

Temukata.com, MakassarTeori di bangku kuliah mengenai pengelolaan ruang ekologi dan ekonomi sering kali terasa abstrak jika tidak disandingkan dengan realitas di lapangan. Menyadari hal tersebut, sebanyak 33 mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan (Angkatan 2024) Universitas Negeri Makassar (UNM) memboyong ruang kelas mereka langsung ke jantung industri pertambangan.

Didampingi oleh 5 dosen penanggung jawab, rombongan civitas akademika UNM ini menggelar kunjungan industri ke PT Vale Indonesia Tbk pada Senin, 19 Mei 2026.

Agenda ini dirancang khusus sebagai penguat mata kuliah Ekonomi Sumber Daya Alam (SDA) dan Lingkungan, serta Ekonomi Sumber Daya Manusia (SDM).

Titik awal observasi dimulai dari area nursery (pembibitan tanaman) PT Vale. Di lokasi ini, para mahasiswa menyaksikan langsung bagaimana sebuah perusahaan komoditas skala besar melakukan restorasi ekologis.

Baca Juga :  HMI Sulsel Desak Hak Angket GMTD ;Rekomendasi DPRD Ditolak, Mahasiswa Dorong Pakta Integritas

Pihak perusahaan memaparkan seluruh rangkaian proses pembibitan yang diproyeksikan untuk program reklamasi lahan pascatambang.

Bukan sekadar penghijauan formalitas, para mahasiswa diberikan edukasi mendalam mengenai signifikansi menjaga keseimbangan ekosistem dan pengelolaan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan (sustainable).

Pengenalan ini memberi gambaran konkret mengenai bagaimana instrumen ekonomi dan perlindungan lingkungan bisa berjalan beriringan tanpa harus saling menegasikan.

Selepas meninjau area hijau, kegiatan bergeser ke ruang diskusi formal melalui kuliah umum yang dipaparkan langsung oleh manajemen PT Vale Indonesia Tbk. Dalam sesi ini, perspektif mahasiswa diperluas melalui pemaparan komprehensif mengenai profil korporasi, rantai pasok proses produksi, hingga strategi hilirisasi industri.

Aspek Ekonomi SDM juga dikupas tuntas. Pihak PT Vale membagikan formulasi strategi perusahaan dalam menyerap, mengelola, dan meningkatkan kapasitas tenaga kerja agar memiliki daya saing tinggi.

Baca Juga :  Kodam Hasanuddin Gelar Nobar Piala Dunia di Makassar, Warga Dapat 200 Paket Sembako hingga Doorprize

Materi-materi tersebut menjembatani pemahaman teoritis mahasiswa mengenai cara industri besar mengintegrasikan efisiensi biaya, kepatuhan lingkungan, dan kesejahteraan pekerja dalam operasional harian.

Suasana kunjungan berjalan dinamis saat memasuki sesi tanya jawab. Antusiasme mahasiswa terlihat dari tajamnya bobot pertanyaan yang dilemparkan, mulai dari efektivitas metode konservasi, tantangan nyata hilirisasi, peluang karir bagi lulusan ekonomi, hingga strategi mitigasi benturan antara profitabilitas ekonomi dan kelestarian alam.

Interaksi dua arah ini melatih kepekaan dan kemampuan analisis kritis mahasiswa dalam membedah dinamika dunia kerja secara riil.

Kunjungan lapangan ini diharapkan mampu memberikan dampak akademik jangka panjang yang lebih komprehensif bagi mahasiswa UNM. Melalui pengalaman empiris ini, paradigma para calon ekonom masa depan ini ikut terbentuk: bahwa indikator keberhasilan pembangunan ekonomi masa kini tidak boleh lagi hanya bertumpu pada angka-angka produksi dan akumulasi laba semata.

Lebih dari itu, ia wajib berpijak pada pengelolaan ruang alam yang bertanggung jawab dan investasi manusia yang berkeadilan demi masa depan yang berkelanjutan.

 

Follow WhatsApp Channel temukata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pelecehan di Bus Bintang Zahira, Penumpang Perempuan Lapor ke Polda Suls
Revitalisasi TPS 3R, Tim Pengabdian Unhas Luncurkan Green Pesantren Initiative di Darul Istiqamah Maros
Kodam Hasanuddin Gelar Nobar Piala Dunia di Makassar, Warga Dapat 200 Paket Sembako hingga Doorprize
Wanita di Makassar Lapor ke Kemenhaj Usai Gagal Berangkat Haji, Ngaku Rugi Rp270 Juta
Aksi di Kejati Sulsel, FORMAK LUTIM Tagih Penuntasan Sejumlah Dugaan Korupsi di Luwu Timur
Diduga Sertifikat Agunan Hilang, Nasabah Keluhkan Pelayanan BRI Unit Tarailu Kabupaten Mamuju
Putusan Inkracht Sejak 2004, Ahli Waris Masih Menanti Keadilan Nyata
Gema Tanpa Kata, Cara Unik Teman Tuli di Makassar Ekspresikan Diri Lewat Nada

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:24 WITA

Dugaan Pelecehan di Bus Bintang Zahira, Penumpang Perempuan Lapor ke Polda Suls

Senin, 13 Juli 2026 - 18:20 WITA

Revitalisasi TPS 3R, Tim Pengabdian Unhas Luncurkan Green Pesantren Initiative di Darul Istiqamah Maros

Senin, 6 Juli 2026 - 18:28 WITA

Kodam Hasanuddin Gelar Nobar Piala Dunia di Makassar, Warga Dapat 200 Paket Sembako hingga Doorprize

Senin, 6 Juli 2026 - 15:45 WITA

Wanita di Makassar Lapor ke Kemenhaj Usai Gagal Berangkat Haji, Ngaku Rugi Rp270 Juta

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:11 WITA

Aksi di Kejati Sulsel, FORMAK LUTIM Tagih Penuntasan Sejumlah Dugaan Korupsi di Luwu Timur

Berita Terbaru